BIMBINGAN ISLAM DALAM MENGATASI PROBLEM MENGHAFAL AL-QUR’AN PADA SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN SYIFAUL JANAN KOTA SEMARANG
FIRDAUS, ANNISATURRAKHILLAH (2025) BIMBINGAN ISLAM DALAM MENGATASI PROBLEM MENGHAFAL AL-QUR’AN PADA SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN SYIFAUL JANAN KOTA SEMARANG. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2101016051ANNISATURRAKHILLAH_FIRDAUS-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Annisaturrakhillah Firdaus (2101016051), Bimbingan Islam Dalam
Mengatasi Problem Menghafal Al Qur’an Pada Santri Putri Pondok
Pesantren Syifaul Janan Kota Semarang.
Permasalahan yang dihadapi oleh santri dalam proses menghafal Al-Qur’an
di Pondok Pesantren Syifaul Janan Kota Semarang berasal dari berbagai hambatan,
baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Untuk mengatasi
masalah tersebut, Pondok Pesantren Syifaul Janan melakukan upaya melalui
bimbingan Islam sebagai solusi yang bertujuan membantu santri dalam mengatasi
berbagai kendala yang mereka alami dalam menghafal Al-Qur’an.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problem yang menghambat santri
putri dalam proses menghafal Al-Qur'an dan untuk mengetahui pelaksanaan
bimbingan Islam untuk membantu santri putri dalam mengatasi problem yang
menghambat dalam menghafal Al Qur’an. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kiai selaku pembimbing,
pengurus,dan santri. Sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku-nuku,
jurnal dan data yang terkait bimbingan Islam dan problem menghafal Al-
Qur’an.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan
dokumentasi.
Penelitian ini menghasilkan dua hal. Pertama, problem yang menghambat
santri Pondok Pesantren Syifaul Janan Semarang dalam proses menghafal Al-
Qur'an mencakup problem Internal dan eksternal. Problem internal meliputi sifat
rasa malas, kurangnya motivasi, rasa bosan. Sedangkan Problem eksternal meliputi
tidak mampu membagi waktu dengan efektif, dan pengaruh gawai, pengaruh
lingkungan sosial (tidak bisa adaptasi dengan cuaca). Kedua, Pelaksanaan
bimbingan Islam dilaksanakan melalui metode individual dengan percakapan
pribadi dan metode kelompok dengan teknik ceramah serta tanya jawab. Materi
bimbingan Islam secara keseluruhan adalah materi mengenai strategi mengatasi
problem menghafal Al-Qur’an. Adapun Tahapan bimbingan dimulai dengan do’a
dan salam (pembukaan), dilanjutkan pengarahan serta motivasi (kegiatan), dan
diakhiri dengan doa bersama (penutup). Pada proses pelaksanaan bimbingan Islam
integrasi dari metode, materi, dan tahapan bimbingan menjadi bagian penting dalam
membantu santri mengatasi berbagai masalah dalam menghafal Al-Qur'an. Hal ini
dibuktikan dengan adanya perubahan positif dalam proses maupun hasil hafalan
santri.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Bimbingan Islam; Problem; Menghafal Al Qur’an;Pondok Pesantren Syifaul Janan |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 207 Missions and religious education |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 03:53 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 03:53 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30609 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
