Internalisasi nilai-nilai agama Islam melalui metode mauidhoh hasanah pada Jama'ah Majelis Taklim Masjid Baitul Atiq Sukolilo Tuban

Rudi, Ahmad (2025) Internalisasi nilai-nilai agama Islam melalui metode mauidhoh hasanah pada Jama'ah Majelis Taklim Masjid Baitul Atiq Sukolilo Tuban. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2101016018AHMAD_RUDI] Text (SKRIPSI2101016018AHMAD_RUDI)
SKRIPSI2101016018AHMAD_RUDI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Bimbingan agama dengan metode mauidhoh hasanah berperan penting dalam menginternalisasi nilai-nilai agama Islam pada jamaah majelis taklim. Permasalahan yang dihadapi jamaah yaitu kurangnya pemahaman mereka terhadap nilai-nilai agama Islam serta rendahnya kesadaran dalam mengamalkannya di kehidupan sehari-hari. Karena itu, diperlukan bimbingan agama yang mampu menyentuh hati dan memberikan motivasi spiritual. Metode mauidhoh hasanah merupakan metode yang efektif dalam menyampaikan ajaran Islam secara bijak, menyentuh, dan relevan dengan kondisi jamaah. Metode ini membuat jamaah lebih mudah memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Internalisasi Nilai-Nilai Agama Islam Melalui Metode Mauidhoh Hasanah pada jamaah Majelis Taklim Masjid Baitul Atiq Sukolilo Tuban Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fonomenologi. Sumber data primer diperoleh dari wawancara dengan pembimbing agama, ketua majelis taklim, dan jamaah. Sumber data sekunder meliputi dokumen, buku, dan jurnal yang relevan dengan bimbingan agama, mauidhoh hasanah dan internalisasi nilai. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai agama Islam melalui metode mauidhoh hasanah pada jamaah Majelis Taklim Masjid Baitul Atiq Sukolilo Tuban berlangsung melalui tiga tahapan utama yang saling berkaitan, yaitu: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. (1) Tahap transformasi nilai dilakukan dengan menyampaikan materi sesuai jenis nilai agama Islam. Nilai akidah disampaikan melalui nasihat tentang iman kepada Allah dan kebesaran-Nya. Nilai ibadah disampaikan lewat kisah tentang keutamaan shalat dan keikhlasan. Nilai akhlak disampaikan melalui materi kejujuran dan kesabaran dengan pendekatan tabsyir wa tandzhir. (2)Tahap transaksi nilai ditandai dengan penyampaian materi yang bersifat dialogis dan interaktif, melalui tanya jawab, diskusi, serta refleksi yang dipandu oleh pembimbing. Pembimbing berperan sebagai fasilitator yang mengaitkan nilai-nilai agama dengan pengalaman nyata jamaah. (3)Tahap transinternalisasi nilai, jamaah tidak hanya memahami nilai secara intelektual, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, yang diperkuat melalui keteladanan pembimbing dalam aspek akidah, ibadah, dan akhlak. Proses ini secara keseluruhan berhasil membentuk pemahaman mendalam serta mendorong pengamalan nilai-nilai agama Islam secara berkelanjutan dalam kehidupan jamaah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Internalisasi; Nilai-nilai agama Islam; Mauidhoh hasanah; Dakwah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 17 Jul 2026 03:58
Last Modified: 17 Jul 2026 03:59
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30619

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics