Paksaan orang tua untuk menikah dalam perspektif maqāṣid syarī‘ah : studi kasus Desa Weding Kecamatan Bonang Kabupaten Demak

Mukhajalin, Ahmad (2024) Paksaan orang tua untuk menikah dalam perspektif maqāṣid syarī‘ah : studi kasus Desa Weding Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo.

[thumbnail of SKRIPSI_2002016094_AHMAD_ MUKHAJALIN] Text (SKRIPSI_2002016094_AHMAD_ MUKHAJALIN)
2002016094 - AHMAD MUKHAJALIN.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Perkawinan merupakan ikatan suci antara suami dan istri yang dibentuk berdasarkan hukum islam, dengan memenuhi segala syarat dan rukun pernikahan yang telah ditetapkan. Perkawinan yang terjadi secara paksa merupakan suatu bentuk penyimpangan dan kekerasan terhadap anak. Salah satu bentuk kasus kekerasan terhadap anak adalah perkawinan paksa. Penelitian ini menganalisis paksaan orang tua untuk menikah dalam perspektif Maqāṣid Syarī‘ah.
Pada penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (Field Reseach) dengan pendekatan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara dengan teknik purposive sampling dan dokumentasi. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan teknis deksriptif analisis.
Hasil penelitian mengenai analisis paksaan orang tua untuk menikah dalam perspektif Maqāṣid Syarī‘ah, bentuk paksaan orang tua untuk menikah di Desa Weding Kecamatan Bonang Kabupaten Demak dapat meliputi tekanan emosional, ancaman sosial, seperti depresi, kecemasan, dan lain-lain yang bertujuan supaya anak menerima pasangan yang telah dipilihkan orang tuanya. Dari perspektif Maqāṣid Syarī‘ah, perkawinan paksa bertentangan dengan kelima tujuan utama syariah, yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Praktek ini tidak hanya merugikan individu yang dipaksa, tetapi juga bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar Islam yang bertujuan untuk memelihara kesejahteraan dan kemaslahatan umat manusia. Oleh karena itu, dalam perspektif Maqāṣid Syarī‘ah, perkawinan paksa dianggap tidak sah dan seharusnya dihindari atau dilarang dalam masyarakat Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Perkawinan paksa; Hukum keluarga Islam; Maqāṣid syarī‘ah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Siti Purwati
Date Deposited: 17 Jul 2026 08:07
Last Modified: 17 Jul 2026 08:08
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30688

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics