Analisis putusan niet ontvankelijke verklaard (n.o) terhadap sepupu sebagai ahli waris ‘ashābah melawan anak angkat perspektif hukum Islam : studi Putusan Nomor 1046/Pdt.G/2023/PA.Rbg

Hidayat, Maulana (2024) Analisis putusan niet ontvankelijke verklaard (n.o) terhadap sepupu sebagai ahli waris ‘ashābah melawan anak angkat perspektif hukum Islam : studi Putusan Nomor 1046/Pdt.G/2023/PA.Rbg. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo.

[thumbnail of SKRIPSI_2002016115_MAULANA_ HIDAYAT] Text (SKRIPSI_2002016115_MAULANA_ HIDAYAT)
2002016115 - Maulana Hidayat.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Penerapan hukum kewarisan Islam di Indonesia menghadapi tantangan kompleks akibat perbedaan interpretasi antara mazhab, pengaruh adat, dan dualisme hukum dengan hukum perdata Barat. Salah satu contoh konflik tersebut adalah sengketa antara ahli waris sepupu dan anak angkat dalam konteks pembagian warisan yang diatur oleh Kompilasi Hukum Islam (KHI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis putusan majelis hakim Pengadilan Agama Rembang dalam perkara nomor 1046/Pdt.G/2023/PA.Rbg yang melibatkan sengketa kewarisan antara ahli waris sepupu sebagai ‘ashābah melawan anak angkat. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan pertimbangan hukum hakim serta implikasi hukum dari putusan tersebut terhadap hak waris.
Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan kasus (case approach). Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap naskah putusan dan studi pustaka dari berbagai sumber sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang berfokus pada pemaparan dan penjelasan detail mengenai pertimbangan hukum dalam putusan serta dampaknya terhadap hak waris.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan majelis hakim dalam kasus ini menghadapi sejumlah kesalahan, terutama kesalahan dalam penerapan hukum terkait dengan status legal dari para penggugat. Implikasi hukum dari putusan ini bagi Penggugat yaitu gugatan tidak dapat dilanjutkan, pembebanan biaya perkara, kesempatan untuk mengajukan kembali gugatan. Sedangkan bagi tergugat adalah tidak ada kewajiban hukum substantif, perlindungan sementara, potensi menghadapi gugatan ulang

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hukum kewarisan Islam; Ahli Waris ‘Ashābah; Anak angkat; Sengketa kewarisan.
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Siti Purwati
Date Deposited: 17 Jul 2026 07:54
Last Modified: 17 Jul 2026 07:54
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30695

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics