Analisis kedudukan alat bukti elektronik perkara cerai talak putusan nomor: 155/Pdt.G/2024/PA.JS

Rachman, Rafly Maulana (2024) Analisis kedudukan alat bukti elektronik perkara cerai talak putusan nomor: 155/Pdt.G/2024/PA.JS. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo.

[thumbnail of SKRIPSI_2002016128_RAFLY_MAULANA_RACHMAN] Text (SKRIPSI_2002016128_RAFLY_MAULANA_RACHMAN)
2002016128 - RAFLY MAULANA RACHMAN.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum adanya kejelasan dan kepastian hukum mengenai kedudukan bukti elektronik dalam sidang perdata khususnya perceraian, terutama pada putusan 155/Pdt.g/2024/Pa.js. diketahui Pada Putusan nomor 155/Pdt.g/2024/Pa.Js ini majelis hakim memutus perkara cerai talak berdasarkan bukti elektronik yang diajukan oleh salah satu pihak dan mengabulkan permohonannya, padahal secara jelas ketentuan bukti elektronik baru diatur dalam undang-undang informasi teknologi informasi, itupun diketahui secara implisit dan belum diaturnya ketentuan bukti elektronik dalam Hukum Islam
Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis merumuskan dua pokok permasalahan, yaitu bagaimana kedudukan alat bukti elektronik dalam perkara cerai talak pada Putusan nomor: 155/Pdt.g/2024.Pa.js? dan bagaimana tinjauan hukum islam tentang alat bukti elektronik dalam perkara cerai talak pada putusan nomor: 155/Pdt.g/2024/Pa.js?
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian (library Research) dan sifat dari penelitian ini adalah kualitatif, Jenis penelitian hukum yang digunakan oleh penulis adalah yuridis-normatif. sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, sekunder dan tersier yang di dapatkan. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif analisis.
Berdasarkan hasil penelitian pada putusan nomor 155/Pdt.g/2024/pa.js dapat disimpulkan. Pertama, kedudukan alat bukti elektronik dalam putusan ini merupakan bukti permulaan dan harus dikuatkan dengan saksi dan kedua, kedudukan alat bukti elektronik pada putusan nomor 155/Pdt.g/2024/pa.js berdasarkan hukum islam termasuk ke dalam bentuk qarinah (petunjuk), selain itu ditegaskan dengan adanya iqrar (pengakuan) dan sumpah agar keberadaan alat bukti elektronik menjadi sebuah bukti yang kuat, dikarenakan bukti elektronik tidak dapat berdiri sendiri

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pembuktian; Alat bukti elektronik; Talak
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Siti Purwati
Date Deposited: 18 Jul 2026 06:11
Last Modified: 18 Jul 2026 06:12
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30701

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics