Konstruksi Komunikasi Sosial Tradisi Kawin Gantung di Desa Ujunggebang Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon

AZ`ZAHRA, DINNY INDHIKRI (2025) Konstruksi Komunikasi Sosial Tradisi Kawin Gantung di Desa Ujunggebang Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI23010680001DINNY_INDHIKRI_AZZAHRA] Text (SKRIPSI23010680001DINNY_INDHIKRI_AZZAHRA)
SKRIPSI23010680001DINNY_INDHIKRI_AZZAHRA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Tradisi kawin gantung merupakan tradisi
pernikahan antara anak laki-laki dan perempuan yang
belum memasuki usia balig. Tradisi kawin gantung di
Desa Ujunggebang Kecamatan Susukan Kabupaten
Cirebon perlu dikaji lebih dalam karena berkaitan erat
dengan bagaimana pesan-pesan atau mitos-mitos di balik
tradisi kawin gantung dikomunikasikan di tengah zaman
yang sudah berkembang. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi komunikasi
sosial tradisi kawin gantung pada masyarakat Desa
Ujunggebang melalui proses internalisasi, objektivasi,
dan eksternalisasi.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber datanya
terdiri dari data primer dan data sekunder. Adapun data
dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi
partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Dalam prosesnya, peneliti melakukan wawancara
mendalam dengan orang tua, tokoh agama, sesepuh desa,
perangkat desa, dan KUA Kecamatan Susukan. Selanjutnya data dalam penelitian ini dianalisis
menggunakan prosedur analisis data pendekatan
etnografi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
konstruksi komunikasi sosial tradisi kawin gantung di
Desa Ujunggebang terjadi melalui tiga tahap dialektis
yakni internalisasi, objektivasi, dan eksternalisasi. Pada
tahap internalisasi, nilai-nilai tradisi kawin gantung
disosialisasikan melalui sosialisasi primer dan sekunder
oleh orang tua, tokoh agama, dan sesepuh desa. Pada
tahap objektivasi, tradisi kawin gantung telah menjadi
suatu kebenaran yang harus dijalankan oleh masyarakat
Desa Ujunggebang. Terakhir, pada tahap eksternalisasi
masyarakat Desa Ujunggebang mewujudkan secara nyata
pengetahuan mereka mengenai tradisi kawin gantung
dalam bentuk pelaksanaan tradisi. Meskipun begitu,
pelaksanaan tradisi kawin gantung oleh generasi tua dan
muda menunjukkan perbedaan. Adanya perbedaan antara
generasi tua dan muda dalam melaksanakan tradisi kawin gantung ini mengindikasikan bahwa masyarakat Desa Ujunggebang terus mengkonstruksi tradisi kawin gantung
sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan spiritual yang berkembang.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Konstruksi Komunikasi Sosial; Tradisi Kawin Gantung; Pernikahan
Subjects: 300 Social sciences > 306 Culture and institutions
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 70133 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 27 Jul 2026 07:33
Last Modified: 27 Jul 2026 07:33
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30784

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics