Studi analisis hilangnya syafaq abyaḍ dalam penentuan awal waktu salat isya di Kabupaten Toli-Toli

Abrar, Ahmad (2025) Studi analisis hilangnya syafaq abyaḍ dalam penentuan awal waktu salat isya di Kabupaten Toli-Toli. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2202048015AHMAD_ABRAR] Text (SKRIPSI2202048015AHMAD_ABRAR)
SKRIPSI2202048015AHMAD_ABRAR-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (8MB)

Abstract

Syafaq merupakan salah satu tanda awal waktu salat yaitu ketika syafaq mulai menghilang berarti tanda berakhirnya salat Magrib akan tetapi hilangnya syafaq juga merupakan awal dari dimulainya salat Isya. Dalam hal ini ulama berbeda pendapat terhadap masuknya salat Isya. Di antara mereka ada yang mengatakan bahwa hilangnya syafaq ahmar adalah tanda salat Isya dan ada juga yang mengatakan hilangnya syafaq abyaḍ sebagai tanda awal waktu salat Isya. Di Indonesia sendiri yang mayoritas menganut mazhab Syafi’I sehingga dalam penetapan awal waktu salat Isya dengan ketentuan Hilangnya Syafaq Ahmar. Dalam pengamatan syafaq membutuhkan instrumen berupa SQM dalam mengetahui kualitas cahaya dan kamera DSLR untuk mendapatkan hasil citra gambar yang kemudian dilakukan image processing untuk menentukan awal waktu salat Isya.
Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimana dinamika hilangnya syafaq abyaḍ di Kabupaten Toli-Toli? Bagaimana relevansi hilangnya syafaq abyaḍ dalam penentuan awal waktu salat Isya?
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan astronomi. Dari hasil citra foto tersebut kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Astroimagej sehingga menghasilkan data numerik setelah mendapatkan data Numerik kemudian diplotkan menggunakan aplikasi Labplot sehingga mendapatkan kurva yang dapat dilihat titik beloknya.
Penelitian ini menyimpulkan, pertama, dinamika hilangnya syafaq abyaḍ di Kabupaten Toli-Toli adalah adalah adanya perberbedaan hilangnya syafaq abyad setiap harinya, dikarenakan banyak faktor, seperti cahaya Bulan dan awan diufuk barat. Hal ini mengakibatkan berbedanya waktu dalam hilangnya syafaq. Kedua, hilangnya syafaq abyaḍ dapat dijadikan sebagai patokan dalam penentuan awal waktu salat isya dikarenakan cahaya syafaq abyad bersamaan dengan masuknya awal waktu sala isya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Awal waktu salat; Salat Isya; Syafaq Abyaḍ
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 50102 - Ilmu Falak (S2)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 28 Jul 2026 02:31
Last Modified: 28 Jul 2026 02:31
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30875

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics