Pola konsumsi santri di era digital : kajian konsumtif dalam perspektif ekonomi Islam studi santri Pondok Pesantren Al Ma'rufiyyah Semarang
Syakuuro, Fatih Abdan (2025) Pola konsumsi santri di era digital : kajian konsumtif dalam perspektif ekonomi Islam studi santri Pondok Pesantren Al Ma'rufiyyah Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2105026140FATIH_ABDAN_SYAKUURO-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Pada era digital saat ini, konsumsi yang dilakukan oleh masyarakat mengalami perubahan yang signifikan, digitalisasi telah mengubah cara berpikir, berperilaku, dan gaya hidup santri. Sehingga mengakibatkan perilaku konsumtif yang bertentangan dengan prinsip kesederhanaan yang diajarkan pesantren dan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola konsumsi santri pondok pesantren Al Ma’rufiyyah Semarang di era digital suatu kajian konsumtif dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), sedangkan pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan santri dan pengasuh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola konsumsi santri pondok pesantren Al Ma’rufiyyah Semarang meliputi : 1.) Pola konsumsi santri pondok pesantren Al Ma’rufiyyah Semarang, terkait kebutuhan harian santri putri cenderung lebih boros dan santri putra hemat sesuai dengan kebutuhannya. Kemudian terkait belanja online santri Al Ma’rufiyyah baik dari santri putra dan putri cenderung boros dan berlebihan, sehingga barang yang dibeli banyak yang tidak dipakai. 2.) Aspek-aspek yang melatarbelakangi perilaku konsumtif yaitu faktor eksternal. Faktor eksternal meliputi lingkungan pondok, circle pertemanan, gaya hidup, karakter individu, dorongan motivasi, pengaruh budaya, serta status sosial. 3.) Perilaku konsumtif merujuk pada pola yang ditandai dengan oleh kecenderungan yang berlebihan dalam mengonsumsi barang atau jasa. Hal tersebut selaras dengan santri di pondok pesantren Al Ma’rufiyyah yang memiliki kecenderungan berlebihan dalam mengkonsumsi. Perilaku konsumsi yang berlebihan ini dapat menyebabkan tabdzir dan israf. Israf merujuk pada pengeluaran harta secara berlebihan untuk hal-hal seperti pakaian, makanan, minuman, dan barang tidak kebutuhan utama atau dharuriyyat. Sementara itu, tabdzir berarti membelanjakan harta yang tidak sesuai dan bertentangan dengan syariat Islam, sehingga barang yang dibeli tidak berguna
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pola konsumsi; Santri; Era digital; Ekonomi Islam. |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > 60202 - Ekonomi Syariah (Ekonomi Islam) (S1) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 03:16 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 03:19 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30877 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
