Analisis perilaku konsumsi akibat tingginya biaya mahar pernikahan menurut perspektif ekonomi Islam : studi kasus di Desa Guwo Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati
Ullya, Linda Soffiana (2025) Analisis perilaku konsumsi akibat tingginya biaya mahar pernikahan menurut perspektif ekonomi Islam : studi kasus di Desa Guwo Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2105026054LINDA_SOFFIANA_ULLYA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Mahar berfungsi sebagai simbol komitmen penghormatan dari suami kepada istri, tujuan penulis pada penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dampak tingginya biaya mahar yang berpengaruh pada perilaku konsumsi masyarakat Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati sesuai dengan perspektif Ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif menggunakan data primer (wawancara, observasi) dan data sekunder (literatur, dokumenter). Objek dari penelitian ini adalah warga Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati yang sudah menggelar acara pernikahan. Fenomena meningkatnya standar mahar di desa ini memicu perubahan pola konsumsi di kalangan calon pengantin dan keluarganya, seperti meningkatnya pengeluaran konsumtif, penggunaan utang, serta penundaan pernikahan. Hasil penelitian ini menunjukkan masyarakat di Desa Guwo menunjukkan bahwa tingginya mahar mendorong perilaku konsumsi yang tidak produktif dan bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti larangan israf (berlebih-lebihan) dan tabdzir (pemborosan), serta tidak sejalan dengan nilai kemudahan (taysir) yang diajarkan dalam syariat. Dalam konteks ini, mahar yang seharusnya menjadi simbol penghormatan dan kesiapan dalam pernikahan justru menjadi beban ekonomi yang memperburuk ketimpangan sosial. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih dalam mengenai prinsip kesederhanaan dan keadilan dalam ekonomi Islam, serta sinergi antara tokoh agama dan masyarakat untuk mendorong perubahan budaya dalam pelaksanaan pernikahan. Kesimpulam dari penelitian ini adalah bahwa tingginya biaya mahar pernikahan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perilaku konsumsi, yang berujung pada penundaan pernikahan. Maka dari itu perlu adanya upaya untuk mensosialisasikan tentang mahar dalam konteks ekonomi islam untuk menciptakan keseimbangan antara tradisi dan ajaran agama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mahar; Perilaku konsumsi; Ekonomi Islam |
| Subjects: | 300 Social sciences > 380 Commerce, communications, transport > 381 Commerce (Trade) / Perdagangan > 381.3 Comercial policy (Consumer problems, information, and protection), consumerism |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > 60202 - Ekonomi Syariah (Ekonomi Islam) (S1) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 02:57 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 02:57 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30904 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
