Bimbingan Islam Tarekat Qadiriyah Wa Naqsyabandiyah dalam membentuk perilaku zuhud lansia di Masjid Al-Falah Gajah Demak

Markhamah, Muslikatul (2025) Bimbingan Islam Tarekat Qadiriyah Wa Naqsyabandiyah dalam membentuk perilaku zuhud lansia di Masjid Al-Falah Gajah Demak. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2101016053MUSLIKATUL_MARKHAMAH] Text (SKRIPSI2101016053MUSLIKATUL_MARKHAMAH)
SKRIPSI2101016053MUSLIKATUL_MARKHAMAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan dalam membentuk perilaku zuhud pada lansia. Lansia sebelumnya masih terikat pada kehidupan duniawi, merasa cemas terhadap materi, mudah terpengaruh oleh pujian atau hinaan, serta kurang istiqomah dalam ibadah. Dalam kondisi ini, bimbingan Islam melalui tarekat dapat berfungsi sebagai metode efektif untuk menanamkan nilai-nilai zuhud, membantu lansia melepaskan keterikatan pada dunia, dan memperoleh kedamaian batin. Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah di Masjid Al-Falah Gajah Demak menjadi salah satu praktik bimbingan Islam yang berfokus pada penguatan nilai-nilai luhur seperti zuhud, tawakal, dan syukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik bimbingan Islam melalui Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah di Masjid Al-Falah Gajah Demak serta mengeksplorasi dampaknya dalam membentuk sikap zuhud pada lansia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pembimbing tarekat, lansia yang menjadi pengikut tarekat, pengurus tarekat, dan keluarga lansia, serta observasi dan dokumentasi kegiatan tarekat di Masjid Al-Falah Gajah. Data yang terkumpul dianalisis melalui tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk meningkatkan validitas hasil penelitian, digunakan teknik triangulasi sumber dan metode sebagai uji keabsahan data. Pendekatan fenomenologi dipilih karena mampu menggali pengalaman subjektif lansia dalam mengamalkan nilai-nilai zuhud secara lebih mendalam.
Penelitian ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, praktik bimbingan Islam dalam Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah di Masjid Al-Falah Gajah Demak dilaksanakan secara rutin setiap Minggu sore, Selasa Pahing, dan Rabu Pahing. Metode bimbingan terbagi menjadi dua, yaitu bimbingan berbasis dzikir dan wirid, serta bimbingan melalui kajian kitab dan mauizhah hasanah tentang materi zuhud pada kitab Nashoihul Ibad, dengan tahapan pembukaan, pendalaman materi dan pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari. Media yang digunakan meliputi media lisan melalui majlis dzikir dan halaqah ilmu, serta media tulisan kitab fikih dan tasawuf. Kedua, bimbingan tersebut berhasil membentuk perilaku zuhud lansia, yang terlihat dari sikap tidak bergantung pada kepemilikan materi, tidak terganggu oleh hinaan atau pujian, serta hatinya hanya diisi dengan rasa takut, rindu, dan cinta kepada Allah. Setelah mengikuti bimbingan secara rutin, mereka mengalami perubahan signifikan, yaitu menjadi lebih tenang, tidak terikat pada harta, tidak mencari pengakuan sosial, serta lebih istiqomah dalam ibadah. Sikap qana’ah, kedermawanan, dan ketenangan batin juga tumbuh seiring dengan proses bimbingan yang intensif dan terarah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Islam; Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah; Zuhud; Lansia
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.4 Sufism > 297.45 Sufi ethics
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 29 Jul 2026 02:15
Last Modified: 29 Jul 2026 02:17
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/30944

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics