Identifikasi bakteri penghasil enzim katalase dan peroksidase pada ecoenzyme dari food waste menggunakan gen 16S rRNA

Syaifuddin, Alfi (2025) Identifikasi bakteri penghasil enzim katalase dan peroksidase pada ecoenzyme dari food waste menggunakan gen 16S rRNA. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2108016040_Alfi_Syaifuddin] Text (Skripsi_2108016040_Alfi_Syaifuddin)
SKRIPSI2108016040ALFI_SYAIFUDDIN-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Limbah makanan (Food Waste) merupakan masalah global yang mempunyai dampak negatif terhadap lingkungan, dan masyarakat secara keseluruhan karena membahayakan keamanan pangan dan kelangsungan rantai pasokan makanan dalam jangka panjang. Salah satu upaya yang dilakukan dalam mengatasi masalah sampah dapur dan sampah food waste yaitu dengan membuat ecoenzyme yang terbuat dari fermentasi sampah dapur organik. Ecoenzyme tercipta secara alami melalui fermentasi limbah buah dan sayuran oleh bakteri anaerob. Diantara komponen ecoenzyme adalah enzim katalase dan peroksidase, yang membantu pemecahan kelebihan hidrogen peroksida. Salah satu sumber katalase dan peroksida adalah mikroorganisme seperti bakteri dan jamur, dalam identifikasi bakteri pada ecoenzyme dapat mengunakan uji molekuler dengan gen 16S rRNA karena dapat menentukan jenis bakteri yang spesifik. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah isolat bakteri penghasil enzim Katalase dan Peroksidase pada ecoenzyme dari food waste selain itu untuk mengidentifikasi spesies bakteri pada ecoenzyme dari food waste penghasil enzim Katalase dan Peroksidase menggunakan DNA marker 16S rRNA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental yaitu dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga isolat (A, B, dan C) yang positif menghasilkan enzim katalase. Untuk aktivitas enzim peroksidase, isolat B menunjukkan nilai absorbansi tertinggi sebesar 0,563, diikuti oleh isolat C sebesar 0,072 dan isolat A sebesar 0,021. Berdasarkan hasil uji molekuler menggunakan gen 16S rRNA, ketiga isolat tersebut memiliki kekerabatan terdekat dengan spesies B. subtilis. Penelitian ini menunjukan adanya aktivitas enzim katalase dan peroksidase pada ecoenzyme dari food waste dan adanya bakteri B. subtilis yang memiliki peran sebagai pengendalian penyakit pada tanaman.
Kata kunci: food waste, ecoenzyme, Bacillus subtilis

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Food waste; ecoenzyme; bacillus subtilis
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 570 Biology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > 46201 - Biologi
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 15 Sep 2026 10:01
Last Modified: 15 Sep 2026 10:05
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31004

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics