Evolusi konsep hadis masyhur

Mas’udi, Ahmad Hafidz (2025) Evolusi konsep hadis masyhur. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Tesis_2200018017_Ahmad_Hafidz_Mas’udi] Text (Tesis_2200018017_Ahmad_Hafidz_Mas’udi)
Skripsi_2200018017_Ahmad_Hafidz_Mas’udi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Hadis masyhur (ghair istilaḥī) menjadi solusi hadis palsu yang beredar dalam masyarakat. Sementara, ketika ghair Iṣṭiāḥī termasuk hadis ahad, padahal kebanyakan perawi pada hadis ini banyak sekali bahkan bilangannya sama seperti hadis mutawatir. Penelitian ini meneliti penyajian ulama ahli hadis dalam mendevinisikan, mengklasifikasikan serta pembagiannya dari masa ke masa Studi ini bermaksud untuk menjawab permasalahan: (1) Apa yang dimaksud dengan hadis masyhur?, (2) Bagaimana perkembangan makna hadis hadis masyhur dari masa ke masa?. Permasalahan tersebut dibahas melalui studi kepustakaan dengan meneliti kitab-kitab ilmu hadis dari kitab hadis terawal sampai kitab saat ini. Pembahasan pada kitab tersebut untuk mendeskripsikan meneliti perubahan hadis masyhur yang diuraikan pengarang kitab hadis dari ar Rahmahurmuzi sampai al Khudair. Data hadisnya diperoleh degan cara meneliti satu per satu kitab hadis tersebut dan metode dokumentasi. Kemudian semua data dianalisis dengan menggunakan tabel yang terkumpul pada nama pengarang, nama kitab hadis, isi kitab hadis. Kajian menunjukkan bahwa: Hadis masyhur sebagai pembeda dari hadis mutawatir yang sama-sama diriwayatkan oleh perawi yang banyak, jika pada hadis mutawatir hanya bermuatan hadis sahih maka pada hadis masyhur bisa banyak memuat kualitas hadis. Ahli hadis pada dasarnya memberikan devinisi pada hadis masyhur dengan menggunakan kriteria yang sama yang menjadi perbedaan adalah cara mereka dalam mengklasifikasikan hadis tersebut dalam istilah hadis. Beragam penulis kitab ilmu hadis serta karyanya secara bertahap menunjukkan bahwa hadis masyhur memiliki persamaan dalam hal pengertian namun para ahli hadis memberi klasifikasi yang beragam juga disebabkan oleh prespektif mereka. Dari masa ke masa, para ahli hadis mendevinisikan dengan berbagai istilah tentang hadis masyhur tetapi mayoritas ulama hadis berkesimpulan bahwa hadis masyhur adalah hadis yang diriwayatkan oleh tiga perawi atau lebih tetapi tidak mencapai derajat mutawatir. Adapun pembagian hadis masyhur ahli hadis berpendapat sesuai dengan bidangnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Evolusi; Konsep; Hadis masyhur
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.125 Hadits > 297.1252 Dirayah Science of Authenticity of Hadith
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 76103 - Ilmu Agama Islam (S2)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 21 Aug 2026 00:54
Last Modified: 21 Aug 2026 00:54
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31023

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics