Model kepemimpinan nazhir wakaf: studi perbandingan pengelolaan wakaf antara Pondok Modern Tazakka Batang dan Pondok Pesantren Modern Al-Qur’an Buaran Kota Pekalongan

Mubarok, Mubarok (2025) Model kepemimpinan nazhir wakaf: studi perbandingan pengelolaan wakaf antara Pondok Modern Tazakka Batang dan Pondok Pesantren Modern Al-Qur’an Buaran Kota Pekalongan. Dr/PhD thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI1400039084MUBAROK] Text (SKRIPSI1400039084MUBAROK)
SKRIPSI1400039084MUBAROK-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Nazhir wakaf merupakan sosok yang penting dalam menentukan keberhasilan pengelolaan wakaf. Namun masih banyak nazhir wakaf yang memiliki kapasitas rendah termasuk di dalamnya permasalahan kepemimpinannya. Oleh karena itu menjadi penting mengkaji tentang kepemimpinan nazhir agar perwakafan di Indonesia semakin maju.Penelitian ini memfokuskan pada tiga permasalahan, (1) bagaimana kepemimpinan nazhir wakaf PM Tazakka Batang dan PPMA Buaran? (2) bagaimana perbandingan kepimpinan nazhir wakaf PM Tazakka Batang dan PPMA Buaran Kota Pekalongan dalam mengelola wakaf? dan (3) mengapa nazhir wakaf PM Tazakka Batang dan PPMA Buaran Kota Pekalongan dapat mengembangkan lembaga wakaf? Dengan mengambil lokasi penelitian di PM Tazakka dan PPMA Buaran, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan, menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data, dan analisis deskriptif melalui model interaktif Miles dan Huberman sebagai alat analisis data. Adapun informan yang dipilih adalah para nazhir. ustaz dan santri di kedua pesantren tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, pimpinan nazhir wakaf PM Tazakka adalah sosok yang sederhana, clear and clean dan amanah. Pimpinan nazhir memberikan pemahaman nilai kepada wāqif tentang manfaat wakaf bersifat pribadi yang baik untuk dijadikan gaya hidup, dan tentang nilai mengajak orang lain kepada kebaikan. Pimpinanan nazhir melakukan evaluasi asumsi lama, memanfaatkan IT, dan menghargai perbedaan ide. Pimpinan nazhir mengajarkan materi tentang wakaf, mengadakan workshop wakaf dan mempraktikkan wakaf secara langsung, dan pimpinan nazhir berdiskusi mengenai wakaf di dalam maupun di luar pondok, serta memberikan beasiswa kepada pengikut. Sedangkan nazhir wakaf PPMA adalah sosok yang berpengaruh karena akhlak mulia dan konsisten dalam menjalankan agama. Pimpinan nazhir memotivasi dan menginspirasi wāqif dengan menjelaskan nilai nilai keamanahan wakaf, dan keproduktivitasan wakaf yang dikelolanya di berbagai kesempatan. Pimpinan nazhir melakukan evaluasi untuk memastikan efektivitas penggunaan asumsi-asumsi lama, membangun unit-unit usaha, dan mengakomodir ide-ide pengikut. Pimpinan nazhir PPMA memberikan ceramah dan pengajian tentang wakaf, berkomunikasi dengan pengikut secara formal dan informal, dan memberikan kesempatan kepada pengikut untuk mengikuti pembinaan dari BWI. Kedua, Kelebihan kepemimpinan nazhir wakaf PM Tazakka (a) menyampaikan nilai-nilai wakaf setiap saat melalui berbagai media; (b) memiliki keilmuan yang luas; (c) selalu berkoordinasi; dan (d) memiliki jaringan yang luas. Adapun kelebihan kepemimpinan nazhir wakaf PPMA Buaran adalah (a) memiliki garis keturunan kyai; (b) memiliki semangat yang tinggi; (c) memiliki pengalaman sebagai pemimpin nazhir wakaf; dan (d) mandiri. Kemudian kelemahan dari kepemimpinan nazhir wakaf di PM Tazakka yaitu melakukan fundraising wakaf secara terus menerus. Kelemahan dari kepemimpinan nazhir wakaf PPMA Buaran adalah penyampaian nilai-nilai kurang intensif dan kurang variatif. Persamaan kepemimpinan nazhir wakaf PM Tazakka dan PPMA Buaran sama-sama (a) mempunyai semangat yang tinggi dalam mengelola wakaf, walaupun kadarnya berbeda; dan (b) selalu melakukan koordinasi dan penyampaian nilai-nilai dengan cara dan kadar yang berbeda. Kemudian perbedaan kepemimpinan nazhir wakaf PM Tazakka dan PPMA Buaran adalah (a) beda latar belakang nazhir wakaf; dan (b) beda penyampaian nilai-nilai wakaf.Ketiga, nazhir wakaf PM Tazakka dan PPMA Buaran Kota Pekalongan dapat mengembangkan wakaf karena pimpinan nazhir wakaf PM Tazakka dan PPMA Buaran telah mempraktikkan 4 dimensi kepemimpinan transformasional yaitu idealized influence, inspirational motivation, intellectual situmulation,dan individualized consideration.

Item Type: Thesis (Dr/PhD)
Uncontrolled Keywords: Wakaf; Nazhir Wakaf; PM Tazakka; PPMA Buaran
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor (S3) > 76003 - Studi Islam (S3)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 09 Sep 2026 04:10
Last Modified: 09 Sep 2026 04:10
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31030

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics