Motivasi remaja budhis dalam mengikuti puja bakti perspektif Abraham Maslow: studi Kasus di Wihara Tanah Putih Semarang

Utami, Diah Wahyu Tri (2025) Motivasi remaja budhis dalam mengikuti puja bakti perspektif Abraham Maslow: studi Kasus di Wihara Tanah Putih Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2104036019DIAH_WAHYU_TRI_UTAMI] Text (SKRIPSI2104036019DIAH_WAHYU_TRI_UTAMI)
SKRIPSI2104036019DIAH_WAHYU_TRI_UTAMI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Puja Bakti adalah salah satu bentuk upacara dalam Agama Budha dengan tujuan memperkuat keyakinan yang dilakukan oleh semua kalangan orang yang beragama Budha, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Namun di Wihara Tanah Putih sebagai hasil dari wawancara yang dilakukan dengan tokoh agama Budha di Vihara Tanah Putih, remaja saat ini mengalami penurunan kesadaran dan keinginan untuk mengikuti Puja Bakti di Vihara. Masa yang seharusnya menjadi generasi penerus dalam melestarikan dan mempertahankannya ritual tersebut. Namun, hanya sedikit remaja di Tanah Putih Semarang yang melakukan ritual Puja Bakti. Remaja yang rutin melakukan Puja Bakti pasti memiliki motivasi yang berbeda untuk melakukannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui apa faktor yang mempengaruhi remaja mengikuti ritual puja bakti di Wihara Tanah Putih Semarang dan bagaimana motivasi remaja budhis dalam mengikuti ritual puja bakti di Wihara Tanah Putih Semarang. Penulis menggunakan teori kebutuhan hierarki manusia oleh Abraham Maslow yang berfokus untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan oleh remaja. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menngunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penulis melakukan tiga metode tersebut kepada tokoh agama, pengurus serta remaja Budhis di Wihara Tanah Putih Semarang. Berdasarkan penelitian yang sudah dilaksanakan, penulis memperoleh hasil para remaja yang mengikuti puja bakti secara langsung di Wihara memiliki alasan yang berbeda-beda, baik dari faktor internal maupun eksternal. Ditemukan bahwa dari enam responden memiliki motivasi yang berbeda-beda dalam mengikuti Puja bakti. Secara umum remaja melakukan Puja Bakti adalah untuk mengembangkan pribadinya agar menjadi lebih baik lagi dan mendapat apresiasi dari orang sekitarnya. Hal ini mengacu dalam teori Abraham Maslow kebutuhan aktualisasi diri (Self-actualization) dan kebutuhan penghargaan (esteem Needs) dalam mengikuti puja bakti. Hal ini terjadi karena beberapa responden ingin mengisi kehidupannya dengan hal-hal yang lebih positif dalam mengikuti Puja Bakti, karena dengan berkontribusi dan aktif dalam Puja Bakti responden ingin merasakan manfaat setelah Puja bakti dan mendapat apresiasi dari orang sekitar.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Remaja; Penganut Agama Budha; Motivasi Kebaktian; Puja Bakti
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 203 Public worship and other practices
200 Religion (Class here Comparative religion) > 204 Religious experiences, life, practice
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76234 - Studi Agama-agama
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 09 Sep 2026 04:20
Last Modified: 09 Sep 2026 04:20
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31062

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics