Gaya hidup laki-laki metroseksual : studi pada Ken Fitness Kota Purbalingga Jawa Tengah
Fadia, Asha (2025) Gaya hidup laki-laki metroseksual : studi pada Ken Fitness Kota Purbalingga Jawa Tengah. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2106026080ASHA_FADIA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Fenomena Gaya Hidup Laki-Laki Metroseksual di Ken Fitness Kota Purbalingga menjadi salah satu fenomena yang menarik untuk dikaji. Ken Fitness sebagai salah satu pusat kebugaran terkemuka di Kota Purbalingga yang kemudian menjadi ruang sosial bagi laki-laki yang berupaya membangun citra dirinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekspresi metroseksual laki-laki anggota Ken Fitness Kota Purbalingga dan faktor apa saja yang mendorong mereka untuk mengadopsi gaya hidup laki-laki metroseksual serta bagaimana dampak yang dihasilkan dari adanya fenomena tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Sumber data dalam penelitian ini yakni data primer dan sekunder. Data dalam penelitian ini diperoleh observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dalam prosesnya, peneliti melakukan wawancara mendalam dengan beberapa informan laki-laki anggota Ken Fitness Kota Purbalingga. Sementara itu, data dalam penelitian ini dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi metroseksual tampak dalam gaya berpakaian, penggunaan produk perawatan tubuh (skincare, haircare, bodycare), serta keterlibatan dalam aktivitas budaya dan hobi pada media sosial untuk membentuk personal branding. Faktor pendorong utama gaya hidup ini adalah pengaruh media sosial, iklan, dan interaksi sosial di lingkungan gym. Dampak sosial budaya yang ditimbulkan antara lain terbentuknya relasi sosial, penguatan identitas diri, serta munculnya stigma dan stereotipe dari masyarakat. Secara ekonomi, gaya hidup ini memicu perilaku konsumtif dalam hal produk perawatan dan fashion. Fenomena ini mencerminkan pergeseran makna maskulinitas dan ekspresi identitas laki-laki dalam konteks budaya konsumsi dan postmodernisme, di mana penampilan dan simbol menjadi sarana utama untuk memperoleh pengakuan sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gaya Hidup; Laki-laki Metroseksual; Budaya Konsumen |
| Subjects: | 300 Social sciences > 303 Social processes > 303.4 Social change |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 08 Aug 2026 03:04 |
| Last Modified: | 08 Aug 2026 03:04 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31073 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
