Tradisi Mangaku Induak sebagai syarat perkawinan perspektif hukum Islam : studi kasus di Nagari Panyakalan Kecamatan Kubung Kabupaten Solok
Sari, Dinda Novita (2025) Tradisi Mangaku Induak sebagai syarat perkawinan perspektif hukum Islam : studi kasus di Nagari Panyakalan Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2102016141DINDA_NOVITA_SARI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi mangaku induak yang menjadi syarat perkawinan bagi pria yang berasal dari luar daerah di Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Tradisi ini berfungsi sebagai bentuk pelestarian adat serta sarana integrasi sosial calon suami ke dalam masyarakat. Ketidakpatuhan terhadap tradisi ini dapat menimbulkan sanksi sosial berupa pengucilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi mangaku induak sebagai syarat perkawinan serta menganalisisnya dalam perspektif Undang-Undang Perkawinan dan hukum Islam, khususnya berdasarkan konsep ‘urf dan maṣlaḥah mursalaḥ.
Penelitian ini menggunakan metode hukum non doktrinal atau empiris. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris, dengan menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan datanya adalah melalui wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh dua kesimpulan. Pertama, tradisi mangaku induak tidak termasuk dalam rukun dan syarat sah perkawinan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam, tradisi ini berperan sebagai syarat sosial dan bentuk pengakuan adat terhadap calon mempelai pria agar diterima dalam struktur masyarakat adat. Dalam perspektif hukum Islam jika ditinjau dari konsep ‘urf, tradisi ini dikategorikan sebagai ‘urf shahih, yaitu kebiasaan yang sah dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum Islam karena telah berlangsung lama dan diterima secara luas. Sementara itu, dalam pandangan maṣlaḥah mursalaḥ, tradisi ini dinilai membawa kemaslahatan karena mendukung tujuan utama syariat, seperti menjaga keturunan, kehormatan, dan keharmonisan sosial, tanpa bertentangan dengan nilai-nilai dasar hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mangaku Induak; Perkawinan; ‘Urf; Maṣlaḥah Mursalaḥ; Panyakalan |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 02:14 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 02:14 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31121 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
