Implikasi ẓihār dalam perkawinan perspektif Wahbah az-Zuhaili

Al Azhar, Rafi (2025) Implikasi ẓihār dalam perkawinan perspektif Wahbah az-Zuhaili. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2102016154RAFI_AL_AZHAR] Text (SKRIPSI2102016154RAFI_AL_AZHAR)
SKRIPSI2102016154RAFI_AL_AZHAR-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Ẓihār merupakan pernyataan seorang suami yang menyamakan istrinya dengan perempuan yang haram dinikahi secara permanen. Meskipun telah dihukumi haram oleh para ulama, ẓihār terkadang terjadi di masyarakat, baik yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. hal ini yang akan berpotensi menimbulkan kerusakan dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum dari ucapan ẓihār terhadap status perkawinan perspektif Wahbah Az-Zuhaili, serta untuk mengkaji metode istinbaṭh hukum yang digunakan oleh tokoh tersebut. Tokoh ini dipilih karena pendekatannya yang komprehensif, yakni dengan menggabungkan pandangan dari berbagai mazhab fiqh klasik serta menyesuaikannya dengan konteks dan kebutuhan zaman kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Wahbah Az-Zuhaili, ucapan ẓihār tetap berlaku sah meskipun dalam konteks ketidaksengajaan selama memenuhi kriteria tertentu. Pertama, ditinjau dari jenis lafadz yang digunakan: jika lafadz yang digunakan bersifat ṣarih, maka ẓihārnya berlaku sah, sedangkan jika lafadz yang digunakan bersifat kināyah, maka perlu dikaji lebih dalam terkait niat dari suami. Kedua, dari aspek kondisi pelaku: apabila ẓihār diucapkan dalam keadaan sadar dan tanpa adanya paksaan, maka ẓihārnya berlaku sah. sebaliknya, jika ẓihār disampaikan dalam kondisi terpaksa, maka ẓihār tidak sah. Adapun metode istinbath hukum yang digunakan Wahbah Az-Zuhaili adalah menggunakan metode dan ta’lili. penilitian ini menunjukkan adanya urgensi tentang pentingnya literasi hukum Islam di masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik ẓihār yang mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Ẓihār; Wahbah Az-Zuhaili; Perkawinan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 20 Aug 2026 07:00
Last Modified: 20 Aug 2026 07:00
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31132

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics