Pelestarian makam Sunan Kalijaga Kadilangu Demak sebagai objek wisata ziarah melalui modal sosial

Mazidah, Zulfa (2025) Pelestarian makam Sunan Kalijaga Kadilangu Demak sebagai objek wisata ziarah melalui modal sosial. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI_2106026043_ZULFA_MAZIDAH] Text (SKRIPSI_2106026043_ZULFA_MAZIDAH)
SKRIPSI2106026043ZULFA_MAZIDAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK

Modal sosial dalam pelestarian makam sebagai objek wisata ziarah sangat penting dalam pengelolaan dan keberlanjutan situs bersejarah. Sebab, pengelolaan yang melibatkan nilai-nilai sosial, kepercayaan, serta keterlibatan Yayasan atau pengelola dapat memastikan pelestarian yang tidak hanya mengutamakan aspek fisik tetapi juga menjaga keberlanjutan kultural dan spiritual. Penelitian ini mengkaji bagaimana Yayasan Sunan Kalijaga melestarikan objek wisata ziarah, yaitu makam Sunan Kalijaga, melalui modal sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk modal sosial yang dimiliki oleh Yayasan dan tantangan yang dihadapi yayasan dalam melestarikan situs bersejarah tersebut.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif. Data yang diperoleh berasal dari data primer yang didapatkan secara langsung dari sumber utama tanpa melalui pihak ketiga. Selain itu, data sekunder diperoleh melalui penelitian terdahulu atau studi literatur yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Lebih lanjut, analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penyajian hasil penelitian, peneliti menggunakan analisis teori modal sosial milik Robert David Putnam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan dalam melestarikan Makam Sunan Kalijaga mengandalkan modal sosial berupa jaringan, kepercayaan, dan norma. Jaringan terbangun melalui kerja sama dengan masyarakat, peziarah, dan pemerintah. Kepercayaan muncul dari komitmen Yayasan dalam menyediakan fasilitas dan menjaga kenyamanan peziarah. Norma yang tidak tertulis menjadi pedoman interaksi sosial dan kerja sama untuk tujuan bersama. Tantangan pelestarian meliputi over-tourism yang berdampak pada fasilitas dan mengganggu kekhusyukan, minimnya partisipasi generasi muda, serta ancaman bencana alam seperti banjir. Selain itu, aspek ekonomi dan spiritualitas menjadi tantangan serius yang membutuhkan strategi perlindungan berkelanjutan terhadap situs bersejarah tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Modal Sosial; Pelestarian; Wisata Ziarah; Yayasan Sunan Kalijaga; Makam Sunan Kalijaga
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.56 Specific moral issues
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 21 Aug 2026 07:07
Last Modified: 21 Aug 2026 07:07
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31183

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics