Pengaruh hardiness dan self-efficacy terhadap academic burnout pada kadet tingkat ii di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang

Estiyarika, Zurika (2025) Pengaruh hardiness dan self-efficacy terhadap academic burnout pada kadet tingkat ii di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI_2107016081_ZURIKA_ESTIYARIKA] Text (SKRIPSI_2107016081_ZURIKA_ESTIYARIKA)
SKRIPSI2107016081ZURIKA_ESTIYARIKA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Academic burnout telah menjadi permasalahan yang krusial di kalangan kadet karena dapat menurunkan motivasi belajar dan performa akademik secara signifikan akibat kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian diri. Hardiness dan self-efficacy diduga menjadi dua faktor psikologis yang berperan dalam menekan tingkat burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hardiness dan self-efficacy terhadap academic burnout pada kadet tingkat II di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kausalitas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 207 kadet tingkat II yang dipilih melalui teknik cluster random sampling jenis single stage cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa skala hardiness, skala self-efficacy, dan skala academic burnout yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi berganda. Nilai signifikansi koefisien regresi berganda hardiness terhadap academic burnout adalah 0.00 (p<0.005) yang berarti hipotesis 1 diterima, terdapat pengaruh hardiness terhadap academic burnout. Nilai signifikansi koefisien regresi berganda self-efficacy terhadap academic burnout adalah 0.00 (p<0.05) yang berarti hipotesis 2 diterima, terdapat pengaruh self-efficacy terhadap academic burnout. Hasil uji F simultan sebesar 0.00 (p<0.05) yang berarti variabel independen (hardiness dan self-efficacy) berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen (academic burnout). Temuan ini menunjukkan bahwa hardiness dan self-efficacy mampu mengurangi atau meminimalisir academic burnout yang dialami oleh kadet. Kesimpulanya, bahwa hardiness dan self-efficacy merupakan dua faktor penting dalam mengurangi risiko kelelahan akademik pada kadet. Peneliti menyarankan agar lembaga pendidikan, khususnya yang bersifat kedinasan seperti Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, dapat mengembangkan program pelatihan atau pembinaan psikologis yang bertujuan untuk memperkuat karakter hardiness dan meningkatkan self-efficacy pada kadet guna mendukung ketahanan mereka dalam menghadapi tuntutan akademik yang tinggi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: hardiness; self-efficacy; academic burnout
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 73201 - Psikologi
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 21 Aug 2026 03:04
Last Modified: 21 Aug 2026 03:04
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31191

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics