Konsep kebahagiaan menurut tasawuf dan filsafat stoikisme : studi komparasi antara pemikiran Al-Ghazali dan Epiktetus

Aisah, Siti (2025) Konsep kebahagiaan menurut tasawuf dan filsafat stoikisme : studi komparasi antara pemikiran Al-Ghazali dan Epiktetus. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2104046054SITI_AISAH] Text (SKRIPSI2104046054SITI_AISAH)
SKRIPSI2104046054SITI_AISAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Setiap manusia yang hidup di dunia ini sejatinya pasti menginginkan kebahagiaan. Namun, karena sifatnya yang subjektif membuat pandangan mengenai kebahagiaan bagi setiap orang akan berbeda-beda. Dengan banyaknya perspektif mengenai kebahagiaan, ini membuat kebahagiaan menjadi suatu pembahasan yang tidak mudah untuk dikaji. Namun, meskipun demikian, hal tersebut tidak membuat para pemikir seperti al-Ghazali dan Epiktetus terhalangi untuk terus mencoba mengkaji serta mempelajari tentang makna kebahagiaan bagi manusia. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk menemukan keunikan, perbedaan serta persamaan atau titik temu dari kedua pandangan tokoh besar tasawuf yaitu al-Ghazali dan tokoh besar stoikisme yaitu Epiktetus tentang kebahagiaan. Dalam prosesnya, penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan (library research). Kemudian data yang diperoleh dari kitab Kimiyyah al Sa’adah, buku The Enchiridion, dan sumber-sumber pendukung lain dianalisis menggunakan metode conten analysis dan komparatif.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan bagi al-Ghazali yaitu disaat segala sesuatu berjalan sesuai dengan tabiat atau kodratnya, baik jiwa maupun raga, yang mana semua itu berdasarkan tujuan manusia diciptakan. Sementara itu, menurut Epiktetus kebahagiaan sejati hanya akan diperoleh ketika hidup sesuai dengan kebajikan serta menerima apa yang tidak dapat diubah. Berdasarkan hasilanalisis, kedua tokoh ini memiliki persamaan pemikiran dimana keduanya sama-sama memandang serius persoalan tentang kebahagiaan serta sama-sama membahas pengendalian diri didalamnya. Kemudian, dikarenakan keduanya berasal dari latar belakang yang sangat berbeda yaitu taswuf dan stoikisme, maka itu berpengaruh terhadap pemikiran serta pandangan keduanya terhadap kebahagiaan sejati, cara memperoleh kebahagiaan, serta istilah-istilah yang digunakan keduanya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Al-Ghazali; Epiktetus; Kebahagiaan; Tasawuf; Stoikisme
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.261 Islam and philosophy
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 24 Aug 2026 10:25
Last Modified: 24 Aug 2026 10:25
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31237

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics