Analisis wacana solidaritas digital #freepalestine perspektif masyarakat Indonesia di media sosial x terhadap konflik Hamas dan Israel 2023-2024
Nazim, Ahad Faisal (2025) Analisis wacana solidaritas digital #freepalestine perspektif masyarakat Indonesia di media sosial x terhadap konflik Hamas dan Israel 2023-2024. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2106016035AHAD_FAISAL_NAZIM-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji konstruksi wacana solidaritas digital masyarakat Indonesia terhadap isu Palestina melalui tagar #FreePalestine di media sosial X (sebelumnya Twitter) selama periode Oktober 2023 hingga Februari 2024. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya solidaritas digital dalam konteks konflik global dan bagaimana masyarakat Indonesia merespons isu Palestina. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang mencakup analisis dimensi tekstual, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data primer diperoleh dari unggahan, komentar, dan interaksi warganet di media sosial X, serta data sekunder dari literatur akademik, arsip digital, dan berita daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana solidaritas digital #FreePalestine di media sosial X dibentuk melalui penggunaan bahasa emosional dan simbol visual. Istilah seperti "penjajahan" dan "perlawanan" sering muncul, menciptakan pemisahan antara pelaku dan korban. Data menunjukkan bahwa tagar #FreePalestine digunakan lebih dari 50 juta kali secara global, dengan Indonesia sebagai salah satu negara dengan keterlibatan tertinggi. Selain itu, struktur diskursif dalam wacana #FreePalestine di media sosial X menciptakan polarisasi opini publik terhadap konflik Hamas-Israel. Narasi pro-Palestina yang kuat sering kali berhadapan dengan narasi yang mendukung Israel, menghasilkan ketegangan di antara pengguna. Data menunjukkan bahwa warganet cenderung mengelompokkan diri ke dalam posisi yang ekstrem, baik sebagai pendukung maupun penentang, yang memperkuat batasan sosial dan politik. Sementara praktik sosial dalam wacana #FreePalestine di media sosial X membentuk identitas politik masyarakat Indonesia melalui interaksi kolektif yang kuat. Melalui unggahan, komentar, dan penggunaan tagar, warganet mengekspresikan solidaritas yang tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga politis. Identitas politik ini terbangun dari kesamaan nilai kemanusiaan dan keagamaan, di mana dukungan terhadap Palestina dipandang sebagai tanggung jawab moral. Temuan ini menunjukkan bahwa solidaritas digital berperan penting dalam memperkuat kesadaran kolektif dan mobilisasi masyarakat Indonesia terhadap isu-isu kemanusiaan global, serta menciptakan tantangan dalam dialog terbuka dan pemahaman yang lebih inklusif mengenai isu-isu kompleks ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Solidaritas Digital; #FreePalestine; Media Sosial X; Analisis Wacana Kritis; Politik; Palestina |
| Subjects: | 300 Social sciences > 320 Political science (Politics and government) 300 Social sciences > 320 Political science (Politics and government) > 322 Relation of state to organized groups |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 67201 - Ilmu Politik |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 10:58 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 02:27 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31325 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
