Dakwah humanis dalam sinetron Para Pencari Tuhan

Adianto, Arif (2025) Dakwah humanis dalam sinetron Para Pencari Tuhan. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI1801026136ARIF_ADIANTO] Text (SKRIPSI1801026136ARIF_ADIANTO)
SKRIPSI1801026136ARIF_ADIANTO-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Salah satu media dakwah humanius yang populer saat ini adalah dakwah dengan menggunakan film. Banyak sinetron yang mengajarkan tentang dakwah humanis seperti salah satunya sinetron berjudul Para Pencari Tuhan Jilid 17. Dengan tema utang-piutang, jilid ini menceritakan bagaimana berbagai karakter berusaha membayar dan menagih utang, sinetron ini menekankan cara menagih hutang berdasarkan syariah dengan mengedepankan sisi humanis. Dikemas dengan nilai-nilai ajaran agama Islam, cerita Para Pencari Tuhan Jilid 17 mengusung tajuk 'Buronan Surga' untuk tujuan mengajarkan masyarakat supaya membayar utang agar kelak mendapat kesempatan masuk surga dan menagih hutang dengan cara humanis
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, sumber data dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh langsung dari film yang dijadikan obyek penelitian yaitu berasal dari rekaman konten youtube sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 17. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan analisis semiotika Jhone Fiske.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai humanis yang dikembangkan dalam sinetron Para Pencari Tuhan jilid 17 di SCTV dengan menganalisis pada level realitas, analisis pada level representasi dan analisis pada level ideologi melalui penampilan/gaya berpakaian, bahasa tubuh/ perilaku, riasan, dialog/ suara, shot/ pengambilan gambar diakhiri dengan kode-kode representasi seperti: individualism (individualism), patriarchy (patriarki), race (ras), class (kelas), materialism (matrialisme), dan capitalism (kapitalisme), menggambarkan sesuatu baik peristiwa, orang, maupun objek lewat sesuatu yang lain di luar dirinya. Nilai-nilai humanis yang dikembangkan diantaranya menagih hutang tidak boleh dengan kekerasan, menagih hutang harus dilakukan dilakukan dengan syariat dengan lemah lembut, tidak membentak, tidak mengintimidasi dan tidak mempermalukan yang berhutang, seseorang yang berhutang harus menyegerakan melunasi hutang jika mampu dengan tidak menundanya, ahli waris menyegerakan hutang dari orang tuanya, jika yang berhutang dalam kesempitan maka pihak pemberi hutang memberi kelonggaran batas waktu dan ketika yang berhutang benar-benar tidak mampu untuk di ikhlskan. Penagihan hutang ditekankan dengan cara yang manusiawi penuh kasih sayang sehingga menjadikan ketenteraman bagi kedua belah pihak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Dakwah; Humanis; Sinetron; Para Pencari Tuhan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70233 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 31 Aug 2026 03:51
Last Modified: 31 Aug 2026 03:51
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31383

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics