Legalitas sewa-menyewa akun Vidio premium dengan sistem sharing dalam perspektif hukum ekonomi syariah : studi pada sosial media X

Yuliana, Lulu Hesti (2025) Legalitas sewa-menyewa akun Vidio premium dengan sistem sharing dalam perspektif hukum ekonomi syariah : studi pada sosial media X. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2102036137LULU_HESTI_YULIANA] Text (SKRIPSI2102036137LULU_HESTI_YULIANA)
SKRIPSI2102036137LULU_HESTI_YULIANA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Akad Ijarah merupakan akad sewa-menyewa dalam Islam. Objek sewa dalam akad ijarah dibedakan menjadi dua, yaitu barang dan manfaat. Manfaat yang disewakan harus sesuai dengan rukun dan syarat ijarah agar akad sah. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, manfaat yang disewakan tidak hanya untuk kebutuhan tetapi bertujuan untuk hiburan. Dunia hiburan saat ini menyediakan berbagai sarana hiburan digital yang dapat diakses dengan smartphone atau perangkat lain yang memiliki akses internet, salah satunya layanan streaming berbayar Vidio. Vidio merupakan salah satu layanan streaming digital pertama di Indonesia yang menyediakan konten eksklusif berupa film dan series, terdapat dua layanan untuk mengakses konten yaitu fitur free (konten dapat diakses tanpa berlangganan dengan menonton iklan) dan langganan (semua konten dapat diakses tanpa iklan setelah pembayaran dilakukan). Selain itu untuk fitur langganan, Vidio menyediakan metode sharing account untuk mempermudah pengguna mengakses konten pada perangkat lain. Tetapi pada realitanya, metode sharing dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab yang menjual kembali akun berlangganan kepada pihak lain, hal tersebut kerap kali terjadi di media sosial seperti X. Berdasarkan latar belakang tersebut timbul permasalahan yaitu bagaimana bagaimana akad ijarah yang digunakan dalam menyewakan akun Vidio Premium sudah sesuai dengan akad ijarah dan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah dan bagaimana sewa akun Vidio premium dalam sudut pandang hukum positif.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum empiris yang bersifat non-doctrinal research yang mengkaji bagaimana penerapan hukum di masyarakat. Adapun sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data penulis menggunakan wawancara (interview), observasi dan dokumentasi.
Dari hasil analisis ditemukan bahwa akad ijarah seperti sewa- menyewa akun Vidio premium dengan sistem sharing tidak memenuhi rukun dan syarat sah ijarah karena objek yang disewakan bukan merupakan hak milik penuh pihak penyewa. Dalam prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah, akad sewa akun termasuk dalam kategori fasid (rusak) karena mengandung unsur ketidakjelasan (garar), tidak ada prinsip amanah, dan tidak ada prinsip ketidakadilan. Selain itu dalam sudut pandang hukum positif transaksi sewa akun Vidio melanggar Undang-Undang Hak Cipta terkait hak ekonomi dan syarat ketentuan resmi Vidio dengan tegas melarang akun yang disewakan kembali Oleh sebab itu, transaksi semacam ini tidak dapat dibenarkan secara hukum syariah dan tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Akad ijarah; Hukum ekonomi syariah; Sewa akun Vidio
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74234 - Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 01 Sep 2026 08:51
Last Modified: 01 Sep 2026 08:51
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31397

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics