Pemenuhan kebutuhan pengasuhan bagi anak penyandang disabilitas : studi di Panti Asuhan Al-Rifdah Kota Semarang
Alfiani, Octa (2025) Pemenuhan kebutuhan pengasuhan bagi anak penyandang disabilitas : studi di Panti Asuhan Al-Rifdah Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2106026064OCTA_ALFIANI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Pemenuhan kebutuhan pengasuhan bagi anak penyandang disabilitas merupakan salah satu aspek penting dalam mengoptimalkan perkembangan dan peningkatan kualitas hidup mereka, terutama anak-anak penyandang disabilitas yang diasuh di panti asuhan. Penelitian ini menguraikan bagaimana Panti Asuhan Al-Rifdah dalam memenuhi kebutuhan pengasuhan bagi anak asuhnya dengan berbagai keterbatasan. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bentuk pemenuhan kebutuhan pengasuhan dan menganalisis interaksi sosial yang terjadi antara pengasuh dan anak penyandang disabilitas.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu terdiri dari data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pengurus, pengasuh dan anak penyandang disabilitas serta data sekunder sebagai penguat informasi yang dikutip dari literatur yang relevan dan akun media sosial. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semistruktur serta dokumentasi. Selanjutnya, data dalam penelitian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan pengasuhan bagi anak penyandang disabilitas di Panti Asuhan Al-Rifdah Kota Semarang menunjukkan bahwa pendidikan adalah bagian tak terpisahkan dari pengasuhan. Melalui pendekatan informal yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan anak. Pengasuhan yang diberikan dalam bentuk pelatihan keterampilan hidup, bimbingan agama, serta kegiatan sosial yang berlangsung melalui rutinitas harian. Para pengasuh berperan sebagai pendidik sekaligus pengganti orang tua yang membimbing dengan penuh kesabaran. Pengasuhan ini berdampak positif terhadap perkembangan dalam berbagai aspek, seperti meningkatnya kemandirian, kemampuan kognitif, serta kemampuan dalam sosial dan emosional. Lebih lanjut, anak anak juga mampu menyesuaikan diri dan memahami arahan yang diberikan para pengasuh. Dalam hal pengasuhan di Panti Asuhan Al-Rifdah, peran pengasuh sebagai figur pengganti orang tua mencerminkan penerapan pola pengasuhan demokratis (authoritative), di mana pengasuh menunjukkan kehangatan, kedekatan emosional, namun tetap memberikan bimbingan dan batasan kepada anak-anak penyandang disabilitas. Melalui interaksi sehari-hari, terjadi proses pembentukan self, mind, dan pemahaman nilai-nilai sosial, sebagaimana dijelaskan dalam teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengasuhan; Anak Penyandang Disabilitas; Panti Asuhan; Peran Pengasuh; Interaksionisme Simbolik; Panti Asuhan |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 07:05 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 07:05 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31402 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
