Peran tradisi Sholawatan Suro dalam mempertahankan identitas sosial masyarakat Desa Kalirejo Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung

Asror, Muhammad Nuril (2025) Peran tradisi Sholawatan Suro dalam mempertahankan identitas sosial masyarakat Desa Kalirejo Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2106026235MUHAMMAD_NURIL_ASROR] Text (SKRIPSI2106026235MUHAMMAD_NURIL_ASROR)
SKRIPSI2106026235MUHAMMAD_NURIL_ASROR-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Tradisi merupakan serangkaian praktik kolektif yang dijalankan oleh komunitas dengan ikatan sosial yang kuat. Desa Kalirejo di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menjadi contoh nyata komunitas yang masih memegang teguh tradisi leluhur, salah satunya adalah Tradisi Sholawatan Suro yang dilaksanakan setiap bulan Suro (Muharram). Tradisi ini unik karena mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan budaya Jawa, menjadikan bulan Suro sebagai momen penuh makna spiritual dan mistis. Menurut Stuart Hall, identitas bersifat terfragmentasi dan hibrid, terbentuk melalui interaksi berbagai pengaruh budaya dan sosial. Namun, di Desa Kalirejo, Tradisi Sholawatan Suro justru berfungsi sebagai pemersatu dan penguat solidaritas sosial, menciptakan identitas kolektif yang kohesif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses hibridisasi dalam tradisi tersebut dan menganalisis bagaimana masyarakat menegosiasikan pengaruh budaya dalam mempertahankan identitas sosial mereka melalui Sholawatan Suro.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sehingga memungkinkan peneliti untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai pelaksanaan tradisi dan makna yang terkandung di dalamnya. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori identitas sosial yang dijelaskan oleh Stuart Hall untuk menganalisis peran tradisi Sholawatan Suro dalam menjaga identitas sosial masyarakat, dengan tradisi tersebut berfungsi sebagai simbol identitas sosial bagi komunitas di Desa Kalirejo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Tradisi Sholawatan Suro di Desa Kalirejo berjalan secara terstruktur dan melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari persiapan hingga prosesi ritual yang sarat makna spiritual dan sosial. Tradisi ini tidak hanya menjadi media pelestarian nilai-nilai budaya dan agama, tetapi juga ruang dialogis yang memungkinkan terjadinya negosiasi, adaptasi, dan hibriditas identitas sosial di tengah perubahan zaman. Partisipasi aktif seluruh warga, terutama generasi muda, memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap warisan leluhur. Dengan demikian, Tradisi Sholawatan Suro berhasil menjaga kohesi sosial, memperkuat solidaritas, dan memastikan keberlanjutan identitas kolektif masyarakat Desa Kalirejo di era modern.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tradisi; Identitas Sosial; Sholawatan Suro; Solidaritas
Subjects: 300 Social sciences > 390 Customs, etiquette, folklore > 394 General customs
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 69201 - Sosiologi
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 31 Aug 2026 04:45
Last Modified: 31 Aug 2026 04:45
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31419

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics