Analisis tindak pidana pencemaran lingkungan oleh korporasi dalam perspektif hukum pidana Islam dan hukum positif: studi kasus Pabrik Cucian Pasir CV. X di Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara
Khusaini, Gilar Rozi (2025) Analisis tindak pidana pencemaran lingkungan oleh korporasi dalam perspektif hukum pidana Islam dan hukum positif: studi kasus Pabrik Cucian Pasir CV. X di Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2102026119GILAR_ROZI_KHUSAINI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (8MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pencemaran lingkungan akibat dari aktivitas industri pencucian pasir oleh CV Utama Bersaudara di Desa Masaran, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara. Limbah cair hasil pencucian pasir yang dibuang ke sungai tanpa pengelolaan yang memadai telah mencemari kolam ikan dan irigasi sawah warga, sehingga berdampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan menganalisis tindak pidana pencemaran lingkungan oleh korporasi menurut perspektif hukum pidana Islam dan hukum positif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis-empiris dan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak terkait, seperti CV Utama Bersaudara, Dinas Lingkungan Hidup, Disnaker PMPTSP, serta warga terdampak di Desa Masaran. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mengkaji kesesuaian antara teori hukum dan praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencemaran lingkungan oleh CV Utama Bersaudara bertentangan dengan nilai-nilai Islam, sebagaimana tercantum dalam Q.S Al-A‘rāf ayat 56 yang melarang manusia melakukan kerusakan di muka bumi setelah diperbaiki. Larangan ini sejalan dengan prinsip ḥifẓ al-bī’ah yakni kewajiban menjaga dan melestarikan lingkungan sebagai bagian dari tujuan syariat.Dalam hukum positif, tindakan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, khususnya Pasal 69, 88, dan 98, serta dapat dikenai sanksi berdasarkan prinsip strict liability. Oleh karena itu, baik menurut hukum Islam maupun hukum positif, pencemaran lingkungan merupakan kejahatan serius yang pantas dikenai sanksi tegas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Pidana; Korporasi; Pencemaran Lingkungan; Sanksi dan Putusan Hakim |
| Subjects: | 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law 300 Social sciences > 340 Law > 348 Law (Statutes), regulations, cases 300 Social sciences > 340 Law > 349 Law of specific jurisdictions and areas |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 04:42 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 04:42 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31422 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
