Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ruang terbuka hijau public: studi kasus Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang)
Ulfarisa, Fitria (2025) Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ruang terbuka hijau public: studi kasus Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2106016142FITRIA_ULFARISA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan salah satu unsur penting sebagai infrastruktur hijau dan ruang publik. Komposisi RTH yang ideal penting untuk mencapai pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang luas wilayah Kota wajib mempunyai RTH Publik 20%. Pemenuhan RTH Publik 20% tentu terdapat kerjasama antara pemerintah serta partisipasi masyarakat. RTH Publik di Kota Magelang merupakan satu diantara 35 kota/kabupaten yang ada di Jawa Tengah RTH Publiknya terpenuhi 24,22 %. Oleh karena itu, studi ini dilakukan guna menjawab dua pertanyaan penelitian : 1) Bagaimana tahapan partisipasi masyarakat dalam proses pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kebun Raya Gunung Tidar? 2) Bagaimana faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang?. Teori yang digunakan untuk menjawab dua pertanyaan penelitian diatas adalah teori Partisipasi Masyarakat yang ditemukan oleh Cohen dan Uphoff (1980). Menurut Cohen dan Uphoff (1980) partisipasi digambarkan menjadi empat tahap yaitu pengambilan keputusan, implementasi, realisasi manfaat, dan evaluasi. Konsep teori ini digunakan untuk meneliti bagaimana partisipasi masyarakat dalam pengelolaan RTH Publik di Kebun Raya Gunung Tidar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus dalam kualitatif ialah penafsiran realita sosial politik yang meletakan peneliti sebagai instrumen penelitian untuk memahami dan menggali data-data yang bersifat deskriptif yang dikumpulkan dari proses observasi lapangan, interview dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dirangkum menjadi dua poin penting. Pertama, masyarakat turut terlibat mulai dari tahap implementasi pada pengelolaan RTH Kebun Raya Gunung Tidar. Kedua, kesempatan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat dan partisipasi memberikan keuntungan bagi masyarakat menjadi faktor pendukung, namun terdapat indikasi suatu keputusan yang kurang sejalan dengan masyarakat. Hal ini membentuk kebijakan yang didominasi dengan kepentingan-kepentingan elit politik. Selain itu, adanya masyarakat yang disibukkan oleh pekerjaan profesionalnya menjadi tantangan Partisipasi Masyarakat dalam pengelolaan RTH Publik Kebun Raya Gunung Tidar.
Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Ruang Terbuka Hijau Publik, Pengelolaan RTH
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Partisipasi Masyarakat; Ruang Terbuka Hijau Publik; Pengelolaan RTH |
| Subjects: | 300 Social sciences > 320 Political science (Politics and government) > 324 The political process 300 Social sciences > 320 Political science (Politics and government) > 326 Slavery and emancipation |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > 67201 - Ilmu Politik |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 07:06 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 07:06 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31425 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
