Perilaku komunikasi konselor adiksi dalam proses rehabilitasi sosial pecandu narkoba di Pondok Pesantren Metal Tobat Sunan Kalijaga Cilacap Jawa Tengah
Barokah, Sulih Nur (2025) Perilaku komunikasi konselor adiksi dalam proses rehabilitasi sosial pecandu narkoba di Pondok Pesantren Metal Tobat Sunan Kalijaga Cilacap Jawa Tengah. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI23010680004SULIH_NUR_BAROKAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Penyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah serius di Indonesia, dengan angka relapse yang tinggi salah satunya dikarenakan proses rehabilitasi sosial yang belum menyeluruh dan terfragmentasinya pendekatan yang digunakan. Sehingga diperlukan pendekatan rehabilitasi sosial holistik dan terintegrasi seperti yang ditawarkan oleh Pondok Pesantren Metal Tobat Sunan Kalijaga yang mengembangkan pendekatan rehabilitasi sosial berbasis pengalaman pribadi konselor adiksi sebagai mantan pecandu narkoba. Komunikasi yang efektif antara konselor adiksi dan santri rehabilitasi menjadi penting dalam berjalannya proses rehabilitasi tersebut. Sayangnya, ketiadaan standar kompetensi yang baku dan mekanisme supervisi eksternal membuat konselor adiksi rentan mengalami berbagai blind spot dalam komunikasi. Dari hal demikian, analisis perilaku komunikasi dan strategi komunikasi menjadi penting melalui analisis Jendela Johari untuk menganalisis area yang ada sehingga area terbuka lebih luas dibandingkan dengan area buta,tersembunyi, dan tidak diketahui sehingga komunikasi dapat berjalan efektif.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi serta keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi konselor adiksi yang kredibel, terbuka, dan kolaboratif sangat mendukung efektivitas rehabilitasi. Analisis perilaku komunikasi di empat area Jendela Johari mengungkap area terbuka sebagai fondasi hubungan, area buta sebagai refleksi dan peningkatan profesionalisme, area tersembunyi sebagai keseimbangan keterbukaan dan profesionalisme, serta area tidak diketahui sebagai kesiapan menghadapi ketidakpastian. Strategi komunikasi konselor adiksi adalah secara persuasif, kolaboratif dan delegatif, metaforis dan berbasis kredibilitas dengan memanfaatkan area Jendela Johari untuk membangun hubungan dengan santri rehabilitasi melalui keterbukaan, refleksi diri, selektivitas informasi, dan peningkatan kredibilitas diri sebagai konselor adiksi. Disarankan agar konselor adiksi meningkatkan self-awareness dan kredibilitas sebagai konselor adiksi melalui pelatihan komunikasi serta untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengidentifikasi area tidak diketahui sehingga penellitian berbasis konselor adiksi mantan pecandu narkoba menjadi lebih lengkap.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rehabilitasi Sosial; Konselor Adiksi; Jendela Johari; Perilaku komunikasi; Rehabilitasi sosial; Pecandu narkoba |
| Subjects: | 300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 70133 - Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 08:40 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 08:40 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31427 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
