Upaya keutuhan keluarga sakinah pada pasangan suami istri yang tidak memiliki keturunan perspektif sosiologi hukum keluarga Islam: studi kasus di Desa Bulungan Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara
Shilmia, Firda Noor (2025) Upaya keutuhan keluarga sakinah pada pasangan suami istri yang tidak memiliki keturunan perspektif sosiologi hukum keluarga Islam: studi kasus di Desa Bulungan Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2102016084FIRDA_NOOR_SHILMIA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Ketidakhadiran anak dalam perkawinan seringkali menjadi faktor pemicu konflik rumah tangga bahkan mengarah pada perceraiaan atau poligami. Namun, fenomena yang terjadi di Desa Bulungan menunjukkan bahwa terdapat pasangan-pasangan yang tetap hidup harmonis dan mampu mempertahankan keutuhan rumah tangga meskipun tanpa kehadiran anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya menjaga keutuhan keluarga sakinah pada pasangan suami istri yang tidak memiliki keturunan di Desa Bulungan Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara. Jenis penelitian lapangan (field research) dan mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi terhadap delapan pasangan suami istri yang telah menikah selama 20-30 tahun tanpa memiliki keturunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Keluarga sakinah tetap bisa terwujud meski tanpa anak, asalkan suami istri saling berkomunikasi dengan baik, saling percaya, dan menjalankan peran masing-masing dengan seimbang. Nilai-nilai seperti sabar, ikhlas, dan percaya pada takdir Allah menjadi dasar penting dalam menjaga keharmonisan keluarga. Ada faktor yang mendukung dan menghambat keharmonisan keluarga tanpa anak. Faktor pendukungnya. 2)Dari perspektif sosiologi hukum keluarga islam, pasangan tanpa anak dapat tetap mempertahankan keluarga sakinah melalui komunikasi yang baik, penerimaan terhadap takdir Allah, pembagian peran yang seimbang antara suami dan istri, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Namun demikian, terdapat juga pasangan yang tidak mampu mempertahankan rumah tangga karena tekanan psikologis dan sosial yang berujung pada perceraian atau poligami.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keluarga Muslim; Pasangan Tanpa Keturunan; Sosiologi Kemasyarakatan; Hukum Keluarga Islam. |
| Subjects: | 300 Social sciences > 340 Law > 348 Law (Statutes), regulations, cases 300 Social sciences > 360 Social services; association > 361 General social problems and services |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 08:06 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 08:06 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31461 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
