Kriteria imkān al-ru’yah dalam penentuan awal bulan kamariah perspektif Rifa’iyah
Muna, Farah Isna Zahrotul (2025) Kriteria imkān al-ru’yah dalam penentuan awal bulan kamariah perspektif Rifa’iyah. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2102046061FARAH_ISNA_ZAHROTUL_MUNA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Dalam penentuan awal Bulan Kamariah, Pemerintah mengesahkan kriteria baru MABIMS pada 8 Desember 2021, dengan visibilitas hilal 3-6,4 derajat. Penerapan Imkān al-ru’yah tersebut baru dimulai pada tahun 2022 yakni 1443 H. Namun, Rifa’iyah masih konsisten memakai kriteria MABIMS yang lama yakni 2-3-8 derajat. Terjadilah perbedaan penentuan 1 Ramadhan 1443 H. Rifa’iyah memutuskan jatuh pada 2 April 2022, sedangkan Pemerintah menetapkan jatuh pada 3 April 2022. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penelitian ini akan mengkaji dua rumusan masalah, yakni: (1) Mengapa Rifa’iyah tetap memakai MABIMS lama dalam penentuan awal bulan Kamariah? dan (2) Bagaimana pandangan Rifa’iyah terhadap kriteria Neo-MABIMS?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research). Sumber data pada penelitian ini dikelompokkan menjadi dua yakni sumber data primer dan sumber data sekunder. Data-data tersebut dikumpulkan melalui metode wawancara dan dokumentasi. Setelah data-data terkumpul, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif-analitik. Maka, penelitian ini termasuk kualitatif.
Pada hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) Rifa’iyah menggunakan MABIMS lama karena beberapa alasan. Terdiri dari enam alasan yakni adanya perkembangan teknologi, polusi udara tidak konsisten, merasa kriteria MABIMS lama tidak memiliki masalah yang signifikan, MABIMS lama belum lama dipakai, Rifa’iyah lebih yakin kepada kriteria MABIMS lama, dan tidak ada peraturan yang mengatur mengenai setiap ormas harus memakai kriteria apa. (2) Pandangan Rifa’iyah terhadap Neo MABIMS adalah mengapreasi dengan mendukung Pemerintah, namun Rifa’iyah konsisten, tetap memakai kriteria MABIMS lama. Karena itu merupakan ilmu yang dipegang oleh Rifa’iyah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Imkān al-ru’yah; MABIMS; Rifa’iyah; visibilitas hilal |
| Subjects: | 500 Natural sciences and mathematics > 520 Astronomy and allied sciences > 522 Techniques, equipment, materials |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 50202 - Ilmu Falak |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 01:42 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 01:48 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31502 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
