Strategi Fundraising zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) oleh NU CARE - LAZISNU Kabupaten Jepara

Nutqi, Ahmad Fasihin (2025) Strategi Fundraising zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) oleh NU CARE - LAZISNU Kabupaten Jepara. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi2101036116_Ahmad_Fasihin_Nutqi] Text (Skripsi2101036116_Ahmad_Fasihin_Nutqi)
SKRIPSI2101036116AHMAD_FASIHIN_NUTQI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Optimalisasi fundraisingzakat, infak, dan sedekah (ZIS) merupakan
aspek penting bagi lembaga pengelola ZIS dalam mendukung kesejahteraan
masyarakat, meskipun potensi penghimpunan dana seringkali belum maksimal
di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi fundraisingNU
CARE-LAZISNU Kabupaten Jepara dalam dua periode, yaitu 2015-2021 dan
2022-2026, serta bagaimana strategi tersebut berkontribusi terhadap
optimalisasi penghimpunan dana. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan
kerangka teori direct fundraisingdan indirect fundraising, penelitian ini
mengkajidata dari dokumen internal, observasi dan wawancara. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pada periode 2015-2021, strategi
fundraisingdidominasi oleh pendekatan direct fundraisingkonvensional melalui
pelayanan langsung di kantor dan mobilisasi ranting, yang cukup efektif
menghimpun dana di skala komunitas. Namun, indirect fundraisingmasih
sangat terbatas pada transfer via ATM/Mobile Banking, dan keseluruhan
strategi terhambat oleh pengelolaan kelembagaan yang belum optimal serta
minimnya pemanfaatan platform digital. Periode 2022-2026 memperlihatkan
transformasi strategis melalui integrasi dan optimalisasi kedua jenis
fundraising. Direct fundraisingditingkatkan dengan penguatan konvensional di
ranting dan adopsi platform digital (situs web, media sosial, GO ZISWaf).
Sementara itu, indirect fundraisingdiperkuat melalui peningkatan tata kelola
kelembagaan (transparansi keuangan, akuntabilitas program) dan pemanfaatan
platform digital untuk transparansi dana real-time serta komunikasi dampak,
didukung oleh program inovatif (NU CARE HIJAU, perluasan Armada
Layanan). Sinergi antara optimalisasi direct fundraising(terutama kanal digital)
dan penguatan indirect fundraising(melalui tata kelola dan transparansi)
terbukti berkontribusi besar pada peningkatan perolehan dana ZIS, yang paling
menonjol pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa adaptasi terhadap era
digital dan komitmen terhadap tata kelola yang baik merupakan kunci utama
keberhasilan optimalisasi fundraisingdi NU CARE-LAZISNU Kabupaten
Jepara.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Fundraising ZIS; fundraising; indirect fundraising; NU care; LAZISNU Jepara.
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70230 - Manajemen Dakwah (MD)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 14 Aug 2026 03:24
Last Modified: 14 Aug 2026 03:29
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31525

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics