Psychological well-being pada keluarga miskin di wilayah Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang
Albahiy, Hauzaani Nazhiif (2025) Psychological well-being pada keluarga miskin di wilayah Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2007016059HAUZAANI_NAZHIIF_ALBAHIY-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (5MB)
Abstract
Kemiskinan merupakan problematika yang sangat kompleks, terutama dari perspektif psikologis. Upaya untuk menciptakan kesehatan mental yang baik ialah mencapai well-being yang menjadi harapan bagi mereka yang terdampak sebagai keluarga miskin ekstrem. Maka dari itu, ada beberapa keluarga miskin ekstrem yang mengalami permasalahan psikologis sehingga menghambat keluarga miskin ekstrem tersebut untuk mencapai psychological well-being. Dalam mencapai psychological well-being dibutuhkan setidaknya dua dimensi self-acceptance dan positive relationship sebagai landasan dasar untuk dapat mencapai psychological well-being. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kulalitatif dengan pendekatan fenomenologi menggunakan descriptive phenomenological analysis pada lima subjek yang berasal dari wilayah Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang. Pemilihan partisipal menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan data menggunakan metode wawancara terstruktur dan observasi serta disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini psychological well-being pada kelima subjek keluarga miskin ekstrem di wilayah Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang hanya satu subjek yang mencapai psychological well-being, karena mampu memenuhi dimensi self-acceptance dan positive relationship dengan sangat baik. Hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan bersikap positif pada diri sendiri dan menerima segala kekurangan diri, bersikap positif terhadap masa lalu dan masa kini, kemampuan mengembangkan potensi diri dan bersikap positif terhadap keadaan. Kemudian kemampuan menjalin hubungan akrab dan saling percaya, kemampuan menjalin hubungan saling peduli dan berempati, kemampuan menjalin kasih sayang dan saling timbal balik. Selain itu, secara perspektif tasawuf subjek mencapai sa’adah dan karwuh begjo pada perspektif kejawen atau kearifan lokal Jawa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keluarga miskin; Psychological well-being |
| Subjects: | 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 158 Applied psychology |
| Divisions: | Fakultas Psikologi dan Kesehatan > 73201 - Psikologi |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 08:47 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 08:47 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31581 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
