Manajemen pendidikan karakter religius melalui budaya madrasah berbasis pesantren di MA Salafiyah Simbangkulon pekalongan

Amalia, Natasya (2025) Manajemen pendidikan karakter religius melalui budaya madrasah berbasis pesantren di MA Salafiyah Simbangkulon pekalongan. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2103036053NATASYA_AMALIA] Text (SKRIPSI2103036053NATASYA_AMALIA)
SKRIPSI2103036053NATASYA_AMALIA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen pendidikan di MA Salafiyah Simbangkulon Pekalongan dalam membentuk karakter religius melalui budaya madrasah berbasis pesantren dan apa saja faktor yang mendukung dan menghambat manajemen pendidikan. Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan pada 24 April-2 Mei 2025. Subjek penelitian ini yaitu waka kesiswaan, waka kurikulum, guru, peserta didik, dan wali murid MA Salafiyah Simbangkulon. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan menggunakan tiga teknik, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan karakter religius melalui budaya madrasah berbasis pesantren di MA Salafiyah Simbangkulon Pekalongan, melalui: perencanaan yaitu mengadakan rapat bulanan, yang membahas perkiraan kebutuhan peserta didik, perumusan tujuan, penyusunan program, penetapan kebijakan, dan penjadwalan kegiatan. Pengorganisasian terdapat pengelompokan pendidik dan tenaga kependidikan, serta pengelompokan kegiatan pembiasaan. Pelaksanaan yaitu norma dan aturan madrasah, keteladanan pendidik dan tenaga kependidikan, serta kegiatan pembiasaan positif. Pengawasan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yaitu CCTV, yang bertugas mengawasi yaitu kepala madrasah dan waka kesiswaan, dan juga adanya kegiatan muhasabah diri khusus kelas XI. Faktor pendukungnya yaitu seluruh civitas yang ada di madrasah mampu bekerja sama dalam pembentukan karakter peserta didik dan adanya peserta didik yang patuh, sehingga mudah untuk diarahkan. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya dukungan dari kepala madrasah dalam merencanakan kegiatan baru dan juga kurangnya dukungan dari orang tua peserta didik terkait pembentukan karakter di lingkungan keluarga.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pendidikan; Pendidikan Lanjutan; Manajemen Pendidikan; Pendidikan Karakter; Budaya Madrasah Berbasis Pesantren; Metode Belajar
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
300 Social sciences > 370 Education > 373 Secondary education > 373.2 Sekolah lanjutan (SMP, SMA)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 86231 - Manajemen Pendidikan Islam (Kependidikan Islam)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 07 Sep 2026 07:41
Last Modified: 07 Sep 2026 07:41
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31632

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics