Vernakularisasi pada penafsiran Surah Al-Qadr dalam Tafesere Akkorang Mabbasa Ogi karya Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan
Mustajab, Mustajab (2025) Vernakularisasi pada penafsiran Surah Al-Qadr dalam Tafesere Akkorang Mabbasa Ogi karya Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2004026108MUSTAJAB-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman masyarakat Bugis terhadap ajaran agama yang disampaikan menggunakan aksara Lontara atau bahasa yang mereka pahami dengan kehidupan sehari-hari. Dalam Penelitian ini penulis akan memfokuskan pada bentuk vernakularisasi penafsiran pada surah Al-Qadr dalam Tafesere Akkorang Mabbasa Ogi dan Implikasi makna dari vernakularisasi pada surah Al-Qadr. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (Library research) dengan pendekatan deskriptif analisis (Descriptive analisyis). Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan studi literatur dan di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa vernakularisasi pada penafsiran surah Al-Qadr dalam Tafesere Akkorang Mabbasa Ogi meliputi penggunaan kata serapan dari bahasa arab, tata karma kebahasaan, dan istilah khas lokal. Selain itu, ditemukan juga bahwa terdapat lima bentuk vernakularisasi dari penafsiran surah Al-Qadr dalam Tafesere Akkorang Mabbasa Ogi karya Majelis Ulama Indonesia, empat diantaranya menunjukkan makna yang lebih tinggi yaitu: 1) Malebbie (mlEbi), 2) Maserro (msEro), 3) Gauke (gauea), 4) Assalamakeng (aslmkE). Dan satu diantaranya menunjukkan makna yang lebih rendah yaitu Paissengiko (paisEGiko), Penelitian ini juga menunjukkan implikasi vernakularisasi pada penafsiran Surah Al-Qadr dalam Tafesere Akkorang Mabbasa Ogi sesuai dari penafsiran Surah Al-Qadr dalam Tafesere Akkorang Mabbasa Ogi bahwa perluasan makna ayat menjadi lebih spiritual dan kontekstual sesuai dengan nilai-nilai budaya Bugis serta makna keagamaan yang lebih dalam menyentuh aspek moral. Dalam hal ini tentunya memiliki dampak yaitu pemahaman masyarakat terhadap Islam menjadi lebih dekat, menyentuh kehidupan sehari-hari, dan memperkuat keterikatan mereka dengan ajaran agama secara kultural dan emosional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Vernakularisasi; Akkorang Mabbasa Ogi; Majelis Ulama Indonesia; Al-Qadr; Tafisr Al Quran |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 204 Religious experiences, life, practice 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76231 - Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 06:02 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 06:02 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31665 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
