Tinjauan hukum pidana positif dan maqashid al-syari'ah terhadap kekerasan dalam pacaran di indonesia

Pratiwi, Annisa (2025) Tinjauan hukum pidana positif dan maqashid al-syari'ah terhadap kekerasan dalam pacaran di indonesia. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of Skripsi_2002026054_Annisa_Pratiwi] Text (Skripsi_2002026054_Annisa_Pratiwi)
SKRIPSI2002026054ANNISA_PRATIWI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Kekerasan dalam pacaran di Indonesia merupakan fenomena sosial yang semakin memprihatinkan, dengan berbagai bentuk seperti kekerasan fisik, seksual,psikologis, dan tindakan menguntit, di mana perempuan lebih banyak menjadi korban. Fenomena ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap masalah kekerasan hubungan pacaran dan dukungan bagi korban agar mereka dapat berbicara dan mencari bantuan.Berdasarkan perspektif Maqashid al-Syari’ah Islam menekankan pentingnya keseimbangan antara manusia dan Tuhan. Konsep ini bertujuan menegakkan hukum islam untuk melindungi kepentingan dan kemaslahatan umat manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kekerasan pacaran dan menganalisisnya dari perspektif hukum pidana dan Maqashid al-Syari’ah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dengan analisis deskriptif . Sumber sekunder yang digunakan mengacu pada sumber hukum primer berupa buku-buku Maqashid al-Syari’ah, buku-buku hukum yang berkaitan dengan penelitian, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Putusan Pengadilan. Metode pengumpulan data menggunakan metode studi kepustakaan (library research).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kekerasan dalam pacaran dapat dijerat melalui ketentuan KUHP lama maupun KUHP baru, seperti Pasal 351 tentang penganiayaan dan ketentuan dalam UU No. 1 Tahun 2023. Dalam tinjauan Maqashid al-Syari’ah, kekerasan tersebut bertentangan dengan prinsip perlindungan terhadap jiwa, kehormatan, dan akal, yang merupakan tujuan utama syariat Islam. Oleh karena itu, kekerasan dalam pacaran tidak hanya bertentangan dengan hukum pidana, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai moral dan kemanusiaan dalam Islam. Penelitian ini menegaskan pentingnya regulasi yang lebih spesifik serta edukasi hukum dan nilai-nilai syariah untuk mencegah kekerasan dalam pacaran.

Kata Kunci: Kekerasan dalam pacaran, hukum pidana, Maqashid al-Syari’ah, KUHP, perlindungan hukum.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pacaran; hukum pidana; Maqashid al-Syari’ah; KUHP; perlindungan hukum.
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74231 - Hukum Pidana Islam
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 21 Aug 2026 06:46
Last Modified: 21 Aug 2026 07:53
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31721

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics