Pemaknaan Falsafah Minangkabau "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" Dan Implikasinya Terhadap Strategi Dakwah Kultural Pada Generasi Z
BERLIANTI, ARINTA (2025) Pemaknaan Falsafah Minangkabau "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" Dan Implikasinya Terhadap Strategi Dakwah Kultural Pada Generasi Z. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2101016022ARINTA_BERLIANTI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini berangkat dari kenyataan menurunnya pengetahuan generasi muda terhadap makna dari nilai-nilai adat dan ajaran syariat, yang disebabkan oleh arus globalisasi, perkembangan dunia digital, serta kurangnya pengintegrasian unsur budaya lokal dalam strategi dakwah kultural. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah bagaimana mahasiswa perantau Minangkabau di UIN Walisongo Semarang memaknai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), serta untuk mengetahui bagaimana pemaknaan tersebut berdampak terhadap pola dakwah kultural yang sesuai dengan karakteristik Generasi Z.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi dari 9 (sembilan) informan yang tergabung dalam organisasi kedaerahan Ikatan Mahasiswa Minangkabau (IKAMMI) di lingkungan kampus UIN Walisongo. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan berdasarkan hasil yang telah dirangkum. Keabsahan data pada penelitian ini menerapkan teknik triangulasi data.
Hasil dari penelitian adalah 1) Pemaknaan falsafah ABS-SBK bagi mahasiswa terbagi menjadi dua kategori. Sebanyak 7 (tujuh) informan memaknai ABS-SBK secara sederhana dan arti per kata, yaitu adat minangkabau berlandaskan pada syariat islam dan syariat islam berlandaskan kepada kitabullah (Al-Qur’an). Adapun 2 (dua) informan memaknai secara kontekstual atau mendalam, yaitu dengan menjadikan falsafah ini sebagai pedoman kehidupan yang menggabungkan nilai-nilai tradisi dan prinsip-prinsip islam. Pemaknaan falsafah ABS-SBK diperoleh dari sekolah melalui pembelajaran muatan lokal, peran keluarga dan orang tua dalam sosialisasi nilai-nilai ABS-SBK, serta teman mahasiswa perantau minangkabau. 2) Implikasi pemaknaan falsafah ABS-SBK terhadap strategi dakwah kultural melalui sarana sosialisasi dan pelestarian budaya memiliki dampak yang kuat dalam menjaga nilai-nilai ABS-SBK di tengah arus modernisasi. Peran platform digital menjadi ruang strategis dalam menyampaikan dakwah kultural yang inovatif, adaptif serta memudahkan penyebaran secara cepat dan luas dengan karakteristik komunikasi generasi masa kini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ABS-SBK; Dakwah Kultural; Generasi Z. |
| Subjects: | 300 Social sciences > 306 Culture and institutions |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 08 Aug 2026 12:52 |
| Last Modified: | 08 Aug 2026 12:52 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31734 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
