Analisis fenomena sosial pengunjung Gunung Kemukus perspektif dakwah
Cahyani, Fine (2025) Analisis fenomena sosial pengunjung Gunung Kemukus perspektif dakwah. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2101036044FINE_CAHYANI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Gunung Kemukus dikenal sebagai lokasi yang kerap dikunjungi masyarakat dengan tujuan mencari keberuntungan, kelancaran usaha, kekayaan, hingga jodoh melalui ritual spiritual di makam Pangeran Samodra. Salah satu ritual yang populer di tempat ini adalah Ngalap Berkah, yang dalam praktiknya sering kali disandingkan dengan aktivitas seksual yang kontroversial dan menimbulkan beragam pandangan negatif dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui fenomena sosial pengunjung Gunung Kemukus dan (2) untuk mengetahui analisis kritis fenomena sosial pengunjung Gunung Kemukus perspektif dakwah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan data yang diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Sedangkan teknik pengambilan data menggunakan triangulasi dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk analisis data, penelitian ini menggunakan model analisis oleh Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab munculnya ritual ngalap berkah terdiri atas faktor kultural dan faktor struktural. Faktor kultural meliputi kepercayaan pengunjung terhadap budaya dan keajaiban ritual ngalap berkah yang dapat mendatangkan kekayaan. Sedangkan faktor strukturalnya meliputi kurangnya tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi pengunjung. Berdasarkan teori interaksionisme simbolik, tradisi ngalap berkah yang merupakan salah satu fenomena sosial pengunjung yang terjadi di Gunung Kemukus tidak dapat ditanggapi melalui satu sudut pandang saja. Karena, berdasarkan teori ini pengunjung tidak memandang ritual ngalap berkah sebagai suatu penyimpangan, melainkan sebagai suatu persyaratan yang wajib dilakukan agar keinginannya terwujud. Kemudian, berdasarkan perspektif dakwah Islam berdasarkan unsur-unsur dakwahnya melihat bahwa upaya-upaya dakwah yang telah dilakukan belum mampu membawa perubahan perilaku pengunjung secara utuh. Karena upaya dakwah yang belum optimal dan menyeluruh menyebabkan masih ada oknum-oknum yang kurang memiliki kesadaran dan pemahaman terkait ritual ngalap berkah yang sudah dianggap menyimpang dari ajaran agama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fenomena Sosial; Gunung Kemukus; Dakwah |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 204 Religious experiences, life, practice 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70230 - Manajemen Dakwah (MD) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 07:48 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 07:48 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31774 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
