Peran Kejaksaan Negeri Kota Semarang dalam penyelesaian perkara tindak pidana pencurian melalui restorative justice

Maharani, Octavia Putri (2025) Peran Kejaksaan Negeri Kota Semarang dalam penyelesaian perkara tindak pidana pencurian melalui restorative justice. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2102056023OCTAVIA_PUTRI_MAHARANI] Text (SKRIPSI2102056023OCTAVIA_PUTRI_MAHARANI)
SKRIPSI2102056023OCTAVIA_PUTRI_MAHARANI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Sistem peradilan pidana di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti penumpukan perkara, dominasi pemidanaan berbasis pembalasan, kurangnya perhatian terhadap hak-hak korban, serta lambatnya proses hukum yang berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak kasus tindak pidana ringan, seperti pencurian, berujung pada hukuman penjara yang justru menimbulkan stigma sosial dan tidak menyelesaikan akar permasalahan antara pelaku dan korban.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kejaksaan Negeri Kota Semarang dalam penyelesaian tindak pidana pencurian melalui pendekatan restorative justice. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan pengumpulan data primer melalui wawancara langsung kepada pihak kejaksaan, pelaku, korban, dan tokoh masyarakat, serta data sekunder berupa dokumen dan peraturan perundang-undangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kejaksaan Negeri Kota Semarang berperan aktif sebagai fasilitator utama dalam proses mediasi antara pelaku, korban, keluarga, dan masyarakat. Proses penyelesaian perkara dilakukan melalui musyawarah mufakat yang menekankan pada pemulihan kerugian korban, pengakuan kesalahan pelaku, serta penciptaan kesepakatan damai yang dituangkan secara tertulis dan diawasi pelaksanaannya oleh kejaksaan. Pendekatan ini tidak hanya berhasil mengembalikan aset yang dicuri dan menjamin hak-hak kedua belah pihak, tetapi juga memulihkan hubungan sosial di lingkungan masyarakat. Keberhasilan penerapan restorative justice di Kejaksaan Negeri Kota Semarang mencerminkan implementasi teori hukum progresif dan keadilan restoratif yang berorientasi pada pemulihan, bukan sekadar penghukuman.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana Pencurian; Penghentian Penuntutan; Restorative Justice; Hukum Progresif; Keadilan Substansial
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
300 Social sciences > 340 Law > 345 Criminal law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74201 - Ilmu Hukum
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 28 Sep 2026 08:17
Last Modified: 28 Sep 2026 08:17
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31788

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics