Pendidikan karakter religius dan peduli lingkungan berbasis hidden curriculum di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang
Jannah, Hannatul (2025) Pendidikan karakter religius dan peduli lingkungan berbasis hidden curriculum di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI23031280004HANNATUL_JANNAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat, pelaksanaan, dan implikasi hidden curriculum dalam pendidikan karakter religius dan peduli lingkungan di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta divalidasi dengan triangulasi sumber dan metode. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, hakikat hidden curriculum di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan merujuk pada kurikulum tidak tertulis yang terbentuk melalui sikap dan sifat kiai. Dalam menganalisis hakikat tersebut, penelitian ini mengacu pada teori Lukman Harun yang memandang kurikulum sebagai sistem yang terdiri atas empat komponen utama, yaitu tujuan, materi, strategi, dan evaluasi. Tujuan pendidikan karakter religius dan peduli lingkungan adalah membentuk santri yang religius dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Materi pendidikan karakter ini tidak disampaikan secara eksplisit dalam dokumen tertulis, melainkan ditanamkan melalui keteladanan kiai, pembiasaan kegiatan harian, serta sistem organisasi pesantren. Strategi pelaksanaannya mencakup pemberian keteladanan, penyampaian nasihat, pendampingan berkelanjutan, serta pengawasan yang konsisten, sehingga nilai-nilai tersebut terinternalisasi dalam perilaku santri. Evaluasi pelaksanaan hidden curriculum dilakukan secara bertahap melalui observasi perilaku, pembinaan moral, serta forum evaluatif yang bersifat reflektif dan berkesinambungan. Kedua, berdasarkan teori Glatthorn, pelaksanaan hidden curriculum mencakup aspek organisasi, sistem sosial, dan budaya yang membentuk dimensi karakter religius santri, yaitu keyakinan, praktik agama, akhlak, pengetahuan, dan penghayatan (mengacu pada teori Glock dan Stark), serta dimensi karakter peduli lingkungan yang meliputi kebersihan, pengelolaan sampah, konservasi lingkungan, dan penghematan energi (mengacu pada Kutanegara). Ketiga, implikasi dari proses tersebut menunjukkan bahwa hidden curriculum berperan dalam membentuk karakter religius dan peduli lingkungan santri secara konsisten dan berkelanjutan melalui praktik keseharian yang menyatu dalam kehidupan pesantren.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karakter religius; Karakter peduli lingkungan; Hidden curriculum; Pesantren; Ekstra Kurikuler |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice 300 Social sciences > 370 Education 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.8 Students (kelaskan di sini kegiatan ekstra kurikuler, OSIS, dsb.), Note: Untuk Pramuka kelaskan di: 369 |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 86108 - Pendidikan Agama Islam (S2) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 02:55 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 02:55 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31798 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
