Peran modal sosial dalam mewujudkan kampung batik Kembang Mayang di Kelurahan Larangan Selatan Kecamatan Larangan Kota Tangerang

Wicaksono, Ferdiaz (2025) Peran modal sosial dalam mewujudkan kampung batik Kembang Mayang di Kelurahan Larangan Selatan Kecamatan Larangan Kota Tangerang. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2101046099FERDIAZ_WICAKSONO] Text (SKRIPSI2101046099FERDIAZ_WICAKSONO)
SKRIPSI2101046099FERDIAZ_WICAKSONO-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Dalam penelitian yang berjudul Peran Modal Sosial dalam Mewujudkan Kampung Batik Kembang Mayang di Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang menyoroti bagaimana Kampung Batik Kembang Mayang menjadi contoh keberhasilan kampung wisata berbasis wisata edukasi. Keunikan batik lokal dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam menarik minat pengunjung, sementara dukungan pemerintah serta kolaborasi warga memperkuat eksistensinya sebagai ikon budaya dan sarana pemberdayaan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa saja modal sosial yang terdapat di Kampung Batik Kembang Mayang, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. dan bagaimana peran modal sosial dalam mewujudkan Kampung Batik Kembang Mayang sebagai kampung wisata edukasi. Modal sosial yang meliputi nilai dan norma, kepercayaan, serta jaringan sosial, dianggap sebagai fondasi utama dalam pengembangan usaha batik yang berbasis pada budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi Penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini mengungkap bahwa terwujudnya Kampung Batik Kembang Mayang tidak lepas dari peran penting modal sosial yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Nilai dan norma bersama, kepercayaan antarwarga, serta jaringan sosial yang kuat menjadi fondasi utama dalam pengembangan kampung wisata berbasis wisata edukasi batik. Ketiga elemen tersebut mendorong kolaborasi, memperkuat identitas budaya melalui batik, membuka peluang kerja, serta menjaga keberlangsungan program secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan eksternal. Modal sosial terbukti menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kampung wisata perkotaan yang berkelanjutan dan memperkuat jati diri masyarakat melalui ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Modal Sosial; Peran Modal Sosial; Kampung Batik Kembang Mayang
Subjects: 300 Social sciences > 305 Social groups > 305.5 People by social and economic levels
300 Social sciences > 305 Social groups > 305.9 People by occupation and miscellaneous social statuses
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70231 - Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 13 Oct 2026 06:58
Last Modified: 13 Oct 2026 06:58
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31851

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics