Bimbingan keagamaan terhadap korban bullyingg di Pondok Pesantren Al-Hasaniyyah Kedawon Larangan Brebes
Azmi, Alfin Nur (2025) Bimbingan keagamaan terhadap korban bullyingg di Pondok Pesantren Al-Hasaniyyah Kedawon Larangan Brebes. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI1801016143ALFIN_NUR_AZMI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Bentuk perundungan yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Hasaniyyah Kedawon Larangan Brebes serta menggali proses pelaksanaan bimbingan keagamaan terhadap korban bullying. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kenyataan bahwa perilaku bullying masih marak terjadi di lingkungan pesantren yang notabene merupakan lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai religius dan akhlak mulia. Fenomena ini menimbulkan dampak buruk terhadap berkehidupan sosial korban seperti rasa takut, menarik diri dari lingkungan sosial, bahkan gangguan kejiwaan jangka panjang. Oleh karena itu, bimbingan keagamaan menjadi alternatif pendekatan yang esensial dan relevan untuk pemulihan kondisi mental dan spiritual para korban Bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku bullying dan pelaksanaan bimbingan keagamaan dalam upaya mengatasi perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama adalah santri korban bullying dan pengurus/pembimbing keagamaan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, bentuk bullying yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Hasaniyyah Kedawon Larangan Brebes meliputi bullying fisik seperti memukul dan mendorong, dan bullying non fisik seperti ejekan, diasingkan dengan tingkat kejadian yang bermacam-macam tergantung dari pelaku dan kondisi sosial lingkungan di pesantren. Faktor pemicu bullying antara lain latar belakang sosial, senioritas, dan rendahnya empati pelaku. Kedua, bimbingan keagamaan bagi korban bullying di Pondok Pesantren Al-Hasaniyyah Kedawon Larangan Brebes dilakukan pada hari minggu jam 10:00-12:00 oleh pembimbing/ustadz secara bertahap melalui pendekatan individual dan kelompok. Tujuan bimbingan keagamaan mencegah korban terjerumus dalam tindakan negatif seperti membenci, membalas dendam, menarik diri, atau menyakiti diri sendiri. Fungsi dari bimbingan keagamaan adalah untuk pencegahan, mengoreksi, dan memulihkan mampu membantu korban memulihkan rasa percaya diri, memperkuat keimanan, dan membangun relasi sosial yang sehat. Materi akidah seperti Jangan sampai perlakuan buruk orang lain menjauhkanmu dari Allah, akhlak seperti menjaga diri dan tidak ikut melakukan bullying. Hasil bimbingan keagamaan yang dilakukan secara individual dan kelompok yang terdiri dari santri korban bullying di tandai para santri secara perlahan dapat membangun kembali rasa percaya diri dan juga memperbaiki masalah sosialnya.
.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bimbingan Islam; Korban Bullying; Santri; Pondok pesantren |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education 300 Social sciences > 304 Factors affecting social behavior |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70232 - Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 02:52 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 02:52 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31868 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
