Peran paguyuban pedagang kaki lima dalam meningkatkan kesejahteraan anggota di Taman Seribu Lampu Kelurahan Balun Kecamatan Cepu Kabupaten Blora

Shobaha, Saneiha Wafi (2025) Peran paguyuban pedagang kaki lima dalam meningkatkan kesejahteraan anggota di Taman Seribu Lampu Kelurahan Balun Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2101046038SANEIHA_WAFI_SHOBAHA] Text (SKRIPSI2101046038SANEIHA_WAFI_SHOBAHA)
SKRIPSI2101046038SANEIHA_WAFI_SHOBAHA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Taman Seribu Lampu merupakan salah satu ruang publik yang berada di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Letaknya yang strategis di pusat kota dan dekat dengan fasilitas umum menjadikan kawasan ini sebagai tempat usaha yang diminati oleh masyarakat, khususnya Pedagang Kaki Lima (PKL). Para pedagang kaki lima yang berdagang di kawasan ini membentuk sebuah paguyuban sebagai wadah kebersamaan dan pengelolaan bersama. Sebelum adanya paguyuban, para pedagang sering menghadapi kesulitan dalam hal legalitas, keamanan usaha, dan akses terhadap bantuan sosial. Kehadiran Paguyuban Pedagang Kaki Lima Taman Seribu Lampu menjadi bentuk lembaga sosial yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota melalui berbagai program pemberdayaan dan solidaritas sosial.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana peran Paguyuban Pedagang Kaki Lima dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya, dan (2) bagaimana kesejahteraan anggota setelah adanya pemberdayaan oleh paguyuban. Dalam menjawab rumusan masalah tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) peran Paguyuban Pedagang Kaki Lima dilakukan melalui tahapan fasilitasi, edukasi, advokasi, dan teknis, yang mencakup pengelolaan lapak, pelatihan kewirausahaan, penggalangan dana sosial, serta komunikasi aktif dengan pemerintah, dan (2) hasil dari pemberdayaan yang dilakukan oleh paguyuban berdampak pada meningkatnya pendapatan pedagang, terciptanya ketertiban dan kebersihan lingkungan usaha, serta terbangunnya solidaritas antar anggota yang memperkuat kemandirian kelompok.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pedagang Kaki Lima; Paguyuban; Pemberdayaan; Kesejahteraan
Subjects: 300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70231 - Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 15 Oct 2026 07:09
Last Modified: 15 Oct 2026 07:09
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31870

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics