Resiliensi pengelolaan Masjid Kapal Safinatun Najah sebagai tempat wisata religi

Azzahroh, Naila Nabila (2025) Resiliensi pengelolaan Masjid Kapal Safinatun Najah sebagai tempat wisata religi. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2101036004NAILA_NABILA_AZZAHROH] Text (SKRIPSI2101036004NAILA_NABILA_AZZAHROH)
SKRIPSI2101036004NAILA_NABILA_AZZAHROH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

Masjid Kapal Safinatun Najah di Semarang, dengan arsitektur uniknya yang menyerupai kapal, telah menjadi salah satu destinasi wisata religi di Jawa Tengah. Destinasi ini pernah menarik ribuan pengunjung setiap hari pada masa viralnya di tahun 2015. Namun, kemunculan wabah Covid-19 pada tahun 2020 telah memukul sektor pariwisata secara global, termasuk Masjid Kapal, menyebabkan penurunan drastis jumlah pengunjung. Saat ini, masjid hanya dikunjungi sekitar 150-200 orang pada akhir pekan dan cenderung sepi di hari kerja. Kondisi ini menyoroti urgensi kritis akan resiliensi pengelolaan agar masjid ini tidak hanya bertahan, tetapi juga dapat terus berkembang sebagai pusat wisata religi. Penelitian ini berupaya menjawab tantangan tersebut dengan tujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk resiliensi pengelolaan yang telah diimplementasikan oleh pengelola Masjid Kapal Safinatun Najah, serta menganalisis dampak yang dihasilkan dari upaya resiliensi tersebut terhadap perkembangan pariwisata religi di destinasi ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pengelola, masyarakat sekitar, dan pengunjung Masjid Kapal Safinatun Najah. Data sekunder meliputi artikel, jurnal, buku, serta hasil skripsi dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menjamin keakuratan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola Masjid Kapal Safinatun Najah secara tidak langsung telah melakukan upaya-upaya resiliensi demi keberlanjutan masjid sebagai tempat wisata religi. Bentuk resiliensi tersebut mencakup perawatan bangunan, keberadaan warung wisata, harga tiket masuk yang terjangkau, persewaan delman, dan kemudahan akses transportasi. Upaya ini berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar, pengakuan dari pemerintah, serta peningkatan daya tarik wisata. Meskipun demikian, fungsi religius Masjid Kapal Safinatun Najah belum optimal dan masih membutuhkan perhatian lebih dalam pengelolaannya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengelola tempat wisata religi dalam mengelola destinasi serupa agar lebih adaptif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Resiliensi; Manajemen masjid; Wisata Religi
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.35 Sacred places (Masjid). Pilgrims (Haji, Umrah)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > 70230 - Manajemen Dakwah (MD)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 14 Oct 2026 08:29
Last Modified: 14 Oct 2026 08:29
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31926

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics