Cerai gugat sebab suami menikah lagi perspektif maqᾱṣid al-syarī’ah: studi putusan Nomor 2088/Pdt.G/2023/PA.Smg)
Fa'izah, Nayla (2025) Cerai gugat sebab suami menikah lagi perspektif maqᾱṣid al-syarī’ah: studi putusan Nomor 2088/Pdt.G/2023/PA.Smg). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2102016109NAYLA_FAACUTEIZAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Tingginya angka perceraian yang dipicu perselisihan dan pertengkaran, salah satunya karena suami menikah lagi atau poligami yang tidak memenuhi prinsip keadilan dan berdampak terhadap kesejahteraan istri dan anak. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim Pengadilan Agama Semarang dalam perkara cerai gugat sebab suami menikah lagi pada putusan Nomor 2088/Pdt.G/2023/PA.Smg. dan mengetahui putusan Nomor 2088/Pdt.G/2023/PA.Smg. tentang cerai gugat sebab suami menikah lagi dalam perspektif maqāṣid syarī’ah. Jenis Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus (case approach). Sumber data diperoleh dari data sekunder yang didalamnya terdapat bahan hukum primer dan sekunder. Bahan hukum primer dari putusan Pengadilan Agama Semarang Nomor 2088/Pdt.G/ 2023/PA.Smg. Bahan hukum sekunder merupakan data yang penulis peroleh secara tidak langsung berupa buku, jurnal, artikel, maupun literatur-literatur. Adapun pengumpulan data yaitu menggunakan metode studi kepustakaan dan studi dokumen. Kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam memutus perkara cerai gugat yang diajukan istri sebab suami menikah lagi dalam putusan Nomor 2088/Pdt.G/2023/ PA.Smg. berlandaskan pada Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam, dikarenakan menikah lagi tidak diatur dalam Undang-Undang higga tidak dapat dijadikan alasan perceraian. Putusan cerai gugat Nomor 2088/Pdt.G/2023/PA.Smg belum sepenuhnya mencerminkan tujuan utama maqāṣid al-syarī’ah. Karena itu, penerapan maqāṣid al-syarī’ah penting agar putusan lebih adil dan membawa kemaslahatan bagi semua pihak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cerai gugat; Perkawinan dalam Islam; maqāṣid al-syarī’ah |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 08:21 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 08:21 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31933 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
