Tinjauan hukum Islam terhadap fenomena tradisi nikah malem songo: studi kasus Desa Pabeyan Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban

Auliya, Riska (2025) Tinjauan hukum Islam terhadap fenomena tradisi nikah malem songo: studi kasus Desa Pabeyan Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2102016053RISKA_AULIYA] Text (SKRIPSI2102016053RISKA_AULIYA)
SKRIPSI2102016053RISKA_AULIYA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Tradisi nikah malem songo merupakan pernikahan yang dilakukan di malam tertentu yaitu pada malam ke-29 Ramadhan. Tradisi ini terjaga dan dilaksanakan di kalangan masyarakat Desa Pabeyan. Dalam Hukum Islam tidak mengatur secara khusus mengenai waktu untuk melaksanakan sebuah pernikahan tetapi sebagian besar masyarakat mempercayai bahwa pernikahan yang dilakukan di malem songo akan mendapatkan keberkahan tersendiri, selain itu nikah malem songo dijadikan sebagai salah satu jalan yang digunakan ketika perhitungan weton pasangan tidak cocok. Fenomena ini menimbulkan problem hukum, mengingat dalam hukum Islam tidak dikenap konsep kecocokan weton sebagai syarat sah pernikahan. Tradisi ini memerlukan peninjuan lebih lanjut dalam perspektif hukum Islam lebih lanjut agar tidak bertentangan dengan prinsip akidah dan syariat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana praktik tradisi nikah malem songo di Desa Pabeyan dan juga bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap tradisi ini. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif atau penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam praktiknya tradisi nikah malem songo tidak bertentangan dengan syariat hanya saja di dalam Hukum Islam tidak mengatur mengenai waktu untuk melaksanakan pernikahan. dan apabila dianalisis menggunakan teori ‘urf, tradisi ini di kategorikan sebagai ‘urf amali, dilihat dari cakupannya merupakan ‘urf khas karena tradisi ini hanya ada di daerah tertentu, sedangkan dilihat dari implikasi hukum tradisi ini di katakan ‘urf shahih karena tidak bertentangan dengan hukum Islam. Tradisi ini boleh dilakukan tetapi harus mempertimbangkan kemaslahatan dan kemadharatannya, dan tidak boleh ada unsur yang mengarah kepada syirik.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Perkawinan dalam Islam; Nikah; Malem Songo
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > 74230 - Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 15 Oct 2026 05:12
Last Modified: 15 Oct 2026 05:12
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31948

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics