Kondisi psikologis orangtua dari anak autism spectrum disorder (ASD) dalam teori maqamat wal aḥwal Imam al Ghazali : studi di Sekolah Luar Biasa Negeri Slawi Kab. Tegal
Syafaatun, Novi (2025) Kondisi psikologis orangtua dari anak autism spectrum disorder (ASD) dalam teori maqamat wal aḥwal Imam al Ghazali : studi di Sekolah Luar Biasa Negeri Slawi Kab. Tegal. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2104046069NOVI_SYAFAATUN-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (3MB)
Abstract
Anak yang memiliki diagnosa autism spectrum disorder atau lebih singkatnya disebut ASD, pastinya memerlukan perhatian dan pemahaman yang lebih dari anak anak pada umumnya. Adanya kehadiran mereka, tentu menimbulkan berbagai kondisi psikologis yang muncul pada orangtua yang mengasuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua permasalahan yaitu: kondisi psikologis yang dialami oleh orangtua dan analisis sikap orangtua yang terkait dengan teori maqāmāt wal aḥwal. Subjek penelitiannya yaitu dua pasang orangtua dan tiga orang ibu dari anak autis yang bersekolah di SLB Negeri Slawi Kabupaten Tegal. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun pengumpulan data yang didapat berasal dari observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dan disajikan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa kondisi psikologis yang dialami oleh orangtua tentunya beragam. Mulai dari timbulnya perasaan bersalah, merasa cemas terkait masa depan anak, mudah terbawa emosi dan tertekan, hingga stres yang timbul dari faktor internal yang meliputi diri sendiri maupun faktor eksternal yang meliputi lingkungan sekitar. Sebagian dari mereka mampu menempuh proses spiritual yang mencerminkan maqāmāt wal aḥwal ajaran Imam Al Ghazalli. Cerminan tersebut berupa adanya kesabaran yang timbul dari ujian hidup, kesadaran atas nikmat syukur, penerimaan diri sebagai bentuk perisai dari keluh kesah, introspeksi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, serta berserah diri setelah melakukan usaha maksimal. Hal tersebut menunujukkan bahwa setiap subjek memiliki minimal salah satu dari teori tersebut yang menunjukkan bahwa mereka masih memiliki keimanan, walaupun masih diusahakan supaya dapat mencapai keseluruhannya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Autism Spektrum Disorder; Maqāmāt wal aḥwal; Kondisi psikologis; Orang tua; Imam al-Ghazali |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 04 Nov 2026 02:13 |
| Last Modified: | 04 Nov 2026 02:13 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31953 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
