Pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau (perna viridis) sebagai bahan tambahan sebagian semen OPC (Ordinary Portland Cement) dan pengaruhnya terhadap kuat tekan dan strength activity index

Dina, Ansia Aulia (2025) Pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau (perna viridis) sebagai bahan tambahan sebagian semen OPC (Ordinary Portland Cement) dan pengaruhnya terhadap kuat tekan dan strength activity index. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

[thumbnail of SKRIPSI2108036039ANSIA_AULIA_DINA] Text (SKRIPSI2108036039ANSIA_AULIA_DINA)
SKRIPSI2108036039ANSIA_AULIA_DINA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan semen dalam industri konstruksi berdampak pada konsumsi energi yang tinggi dan emisi gas CO₂. Di sisi lain, limbah cangkang kerang hijau (Perna Viridis) dari industri perikanan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau sebagai bahan tambahan sebagian semen OPC (Ordinary Portland Cement) dan mengkaji kuat tekan serta Strength Activity Index (SAI) dari bahan tersebut. Metode penelitian menggunakan variasi cangkang kerang hijau sebesar 0%, 2%, 4%, 6%, dan 8% dari massa semen. Cangkang kerang hijau di panaskan pada suhu 100˚C selama 3 jam, kemudian dihaluskan hingga lolos saringan 75 µm. parameter uji meliputi analisis kimia menggunakan XRF, FTIR, uji moisture content, insoluble residue, hilang pijar, densitas, karbon dioksida, kehalusan, kuat tekan, dan SAI. Hasil uji XRF menunjukkan bahwa cangkang kerang hijau mengandung CaO sebesar 51,81% yang berpotensi sebagai bahan tambahan. Karakteristik semen OPC yang telah ditambahkan cangkang kerang hijau menunjukkan peningkatan kandungan kalsium karbonat dalam campuran, terkonfirmasi melalui analisis FTIR dengan peningkatan puncak serapan pada 1450-1471 cm⁻¹. Penambahan cangkang kerang hijau juga meningkatkan kemurnian material dengan perbaikan nilai insoluble residue dari 0,97% (kontrol) menjadi 0,5898% (S-CK8%), meskipun terdapat tren penurunan kuat tekan seiring peningkatan persentase penambahan. Variasi optimal pada S-CK2% dengan nilai kuat tekan pada umur 3, 7, dan 28 hari berturut-turut sebesar 225,36 kg/cm², 305,92 kg/cm², dan 409,93 kg/cm², serta Strength Activity Index sebesar 84,03% yang memenuhi standar SNI 2049:2015. Peningkatan persentase substitusi lebih dari 4% menyebabkan penurunan nilai kuat tekan dan Strength Activity Index di bawah standar yang ditetapkan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Cangkang kerang hijau; Tambahan semen; Kuat tekan; Strength activity index; Bahan pozolan
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 540 Chemistry and allied sciences > 546 Inorganic chemistry
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > 47201 - Kimia
Depositing User: Upload Mandiri
Date Deposited: 15 Oct 2026 08:22
Last Modified: 15 Oct 2026 08:22
URI: https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31957

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics