Pengaruh indeks keyakinan konsumen, BI rate dan indeks harga komoditas terhadap indeks saham syariah pada Jakarta Islamic Index (JII) periode 2020-2024
Sikkana, Arina Mana (2025) Pengaruh indeks keyakinan konsumen, BI rate dan indeks harga komoditas terhadap indeks saham syariah pada Jakarta Islamic Index (JII) periode 2020-2024. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2105026109ARINA_MANA_SIKKANA-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Pasar modal syariah merupakan wadah bagi pihak yang mempunyai modal dengan menanamkan modalnya kepada pihak yang membutuhkan modal dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan. Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi institusi penting dalam pasar modal, dalam BEI adanya jenis indeks saham salah satunya indeks saham syariah Jakarta Islamic Index (JII). Saham JII yang masuk kategori merupakan saham, dengan operasional tidak atau jauh dari riba dan sudah sesuai dengan prinsip syariah. Indeks Keyakinan Konsumen ialah indikator yang menunjukan tingkat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspetasi ekonomi di enam bulan kedepan bahkan di masa depan. BI Rate ialah suku bunga acuan dari kebijakan moneter yang ditetapkan Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Indeks Harga Komoditas ialah ukuran statistik yang mengukur perubahan harga dari berbagai kelompok komoditas seperti logam,energi, pertanian dn lain-lain yang memberikan Gambaran tern harga komoditas global serta kebijakan perdagangan internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Indeks Keyakinan Konsumen, BI Rate dan Indeks Harga Komoditas terhadap Indeks Saham Syariah pada Jakarta Islamic Index (JII) periode 2020-2024. Dengan metode pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linier berganda, dengan output yang digunakan eviews 10. Hasil penelitian menunjukan Indeks Keyakinan Konsumen dan Indeks Harga Komoditas terhadap Indeks saham syariah JII berpengaruh positif dan tidak signifikan berarti bahwa variabel tersebut sudah searah namun belum cukup kuat menjadi faktor indeks saham syariah JII. Kemudian faktor BI Rate terhadap Indeks saham syariah JII berpengaruh negatif dan signifikan berarti bahwa tidak searah namun cukup kuat untuk menjadi faktor indeks saham syariah JII.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keyakinan Konsumen; BI Rate; Harga Komoditas; Indeks Saham Syariah; Jakarta Islamic Index (JII) |
| Subjects: | 300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.6 Investasi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > 60202 - Ekonomi Syariah (Ekonomi Islam) (S1) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 03 Nov 2026 01:56 |
| Last Modified: | 03 Nov 2026 01:56 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/31971 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
