Hubungan Antara Tawadhu' dengan Kesejahteraan Psikologis (Studi pada Mahasiswa Penghafal Al-Qur'an di Ma'had Al-Jami'ah Walisongo Tahun 2024/2025 Gelombang 2)
AFIFAH, FADHILA RIZKA (2025) Hubungan Antara Tawadhu' dengan Kesejahteraan Psikologis (Studi pada Mahasiswa Penghafal Al-Qur'an di Ma'had Al-Jami'ah Walisongo Tahun 2024/2025 Gelombang 2). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2104046059FADHILA_RIZKA_AFIFAH-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
Abstract
Penghafal Al-Qur'an yang berada di Ma'had Al-Jami’ah
Walisongo memiliki karakteristik berupa kesejahteraan psikologis salah
satunya adalah dapat menentukan keputusannya sendiri sehingga
meningkatkan makna hidup dalam dirinya. Faktor-faktor yang
membuat kesejahteraan psikologis pada penghafal Al-Qur’an diduga
memiliki keterkaitan dengan tawadhu’ atau rendah hati. Dalam
menentukan keputusannya, penghafal Al-Qur’an merasa bahwa dirinya
lebih sejahtera karena dapat merasa bersyukur atas setiap ayat yang
dihafalkannya yang kemudian memberikan kebahagiaan pada dirinya,
tetapi tidak menganggap bahwa keberhasilan ini semata-mata karena
dirinya sendiri. Penelitian kali ini bertujuan agar dapat mengetahui
hubungan antara tawadhu’ dengan kesejahteraan psikologis pada
penghafal Al-Qur’an di Mahad Al-Jami’ah Walisongo.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sejumlah 66
santri penghafal Al-Qur’an di Ma'had Al-Jami’ah Walisongo ditetapkan
menjadi sampel penelitian ini. Pengambilan data menggunakan teknik
simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Indonesian
Tawadhu Scale (ITS) yang diadopsi dari penelitian Yonathan Natanael
untuk skala tawadhu’ dan Psychologycal Well-Being (PWB) yang
diadopsi dari penelitian Merlyna Revelia untuk skala kesejahteraan
psikologis. Penyebaran angket kepada responden menggunakan google
form dan pengolahan data menggunakan SPSS versi 24 for windows.
Hasil dari pelaksanaan penelitian ini menunjukkan hipotesis
diterima yaitu terdapat hubungan positif antara tawadhu’ dengan
kesejahteraan psikologis. Berdasarkan analisi data yang dilakukan
dengan teknik correlation product moment dengan hasil 15 santri
dengan kondisi tawadhu’ yang tinggi, 40 santri dengan kondisi
tawadhu’ yang sedang dan 11 santri dengan kondisi tawadhu’ dalam
kategori rendah. Dan untuk kesejahteraan psikologis memperoleh hasil
12 santri dengan kondisi kesejahteraan psikologis yang tinggi, 47 santri
dengan kondisi kesejahteraan psikologis sedang dan 7 santri dengan
kondisi kesejahteraan psikologis dalam kategori rendah. Hasil uji
hipotesis memperoleh koefisien korelasi 0,531 dengan signifikansi
0,000 (P < 0,05) yang berarti terjadi hubungan signifikan antara
tawadhu’ dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa penghafal
Al-Qur’an di Ma'had Al-Jami’ah Walisongo. Semakin tinggi tawadhu’,
maka kesejahteraan psikologis juga semakin tinggi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tawadhu'; Kesejahteraan Psikologis |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 204 Religious experiences, life, practice |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > 76236 - Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 07:00 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 07:00 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32006 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
