Studi komparatif penentuan awal waktu salat magrib antara Indonesia dan Malaysia
Afifi, Filza Noor Rikzal (2025) Studi komparatif penentuan awal waktu salat magrib antara Indonesia dan Malaysia. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
SKRIPSI2102048008FILZA_NOOR_RIKZAL_AFIFI-0.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Penentuan awal waktu salat Magrib merupakan aspek penting dalam ibadah umat Islam karena terkait langsung dengan ketepatan waktu pelaksanaannya. Indonesia dan Malaysia, sebagai dua negara Muslim terbesar di Asia Tenggara, sama-sama menggunakan metode hisab astronomi dan mengacu pada prinsip syariat Islam dalam menentukan waktu salat. Namun, terdapat perbedaan waktu Magrib antara keduanya meskipun metode dan zona waktunya serupa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis perbedaan metodologi penentuan waktu Magrib di Indonesia dan Malaysia melalui pendekatan ganda: astronomi dan syar‘i. Dari sisi astronomi, penelitian mengevaluasi parameter seperti ketinggian matahari, koreksi elevasi tempat, refraksi atmosfer, dan penggunaan data efemeris. Dari sisi syar‘i, penelitian menelaah interpretasi terhadap nash-nash keagamaan terkait batas waktu Magrib serta penerapannya dalam konteks lokal. Penelitian ini menemukan bahwa perbedaan waktu Magrib antara kedua negara tidak semata-mata akibat teknis astronomis, tetapi juga dipengaruhi oleh kebijakan otoritas keagamaan dan standar nasional.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan (library research), yaitu penulis menggunakan buku-buku, arsip-arsip, dokumen-dokumen, dan catatan-catatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan filosofis-normatif dan astronomis. Penelitian ini memfokuskan diri untuk mengungkap objek kajian penelitian yaitu penentuan awal waktu salat Magrib di Indonesia dan Malaysia. Data primer penelitian ini berupa dokumen hasil wawancara dari pihak terkait, tokoh Ilmu Falak maupun Astronomi di Indonesia dan Malaysia. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai tulisan, dokumen, dan literatur yang berkaitan dengan objek penelitian.Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data berupa metode Pendekatan filosofis-normatif digunakan untuk memahami makna, hakikat, atau inti dari ketentuan syarak. Sementara melalui pendekatan astronomi, disamping untuk memahami hal hal yang berkaitan dengan peredaran semu harian Matahari, penggunaannya diharapkan dapat menjadi landasan khususnya dalam menerjemahkan ketentuan syarak tersebut ke dalam formula perhitungan.
Hasil temuan dalam penelitian ini, yaitu :Pertama, Metodologi penentuan awal waktu salat Magrib di Indonesia dan Malaysia menunjukkan adanya keselarasan dalam prinsip dasar namun dengan perbedaan pada aspek teknis. Dari sisi syarak, kedua negara berpegang pada dalil yang menyatakan bahwa waktu Magrib dimulai saat Matahari terbenam secara sempurna di ufuk barat. Prinsip ini didasarkan pada Al-Qur’an, hadis Nabi SAW, serta pendapat para ulama. Kedua, Di Indonesia, koreksi terhadap tinggi tempat dan refraksi diterapkan dalam parameter hisab untuk memastikan bahwa waktu Magrib yang ditentukan benar-benar mencerminkan saat Matahari telah terbenam secara sempurna dari sudut pandang pengamat. Demikian pula di Malaysia, koreksi serupa diterapkan dengan mempertimbangkan tinggi lokasi serta faktor atmosferis yang memengaruhi persepsi waktu terbenamnya Matahari. Ketiga, Penentuan waktu Magrib di Indonesia dan Malaysia menunjukkan perbedaan pendekatan: Indonesia mengutamakan presisi lokal dengan sistem non-zonasi, sementara Malaysia memilih keseragaman dengan sistem zonasi. Meskipun koreksi ketinggian tempat penting dalam keduanya, implementasi dan pemahaman masih terbatas. Diperlukan pendekatan integratif yang menggabungkan akurasi astronomis, kesesuaian syar’i, dan kemudahan praktik disertai edukasi falak yang luas.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Awal waktu; Salat Magrib; Indonesia; Malaysia |
| Subjects: | 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Master (S2) > 50102 - Ilmu Falak (S2) |
| Depositing User: | Upload Mandiri |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 08:33 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 08:33 |
| URI: | https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/32012 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year
